BATAM, iNewsBatam.id – Bandara Internasional Hang Nadim menyatakan siap menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026. Manajemen memastikan kesiapan operasional dan fasilitas penunjang, termasuk pemberlakuan potongan tarif jasa kebandarudaraan sebesar 50 persen.
Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda Kota Batam pada 9 Februari 2026. Peningkatan layanan menjadi fokus utama untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat arus mudik dan balik.
PT Bandara Internasional Batam menerapkan diskon 50 persen untuk tarif Pelayanan Jasa Penumpang (PJP2U) serta tarif Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U).
Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Kementerian Perhubungan Nomor AU.005/1/2/PHB/2026. Potongan tarif berlaku untuk periode penerbangan 14–19 Maret 2026, dengan pembelian tiket mulai 10 Februari 2026.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi, mengatakan tingginya permintaan tiket saat puncak mudik mendorong maskapai mengajukan penambahan penerbangan.
“Garuda Indonesia telah mengajukan rencana extra flight pada 17, 18, 19, dan 28 Maret 2026. Sementara Citilink berencana menambah penerbangan pada 13–28 Maret 2026 untuk rute Batam–Jakarta–Batam, serta 19 Maret 2026 untuk rute Batam–Surabaya–Batam,” ujar Annang, Senin (23/2/2026).
Ia menambahkan, tidak menutup kemungkinan maskapai lain, termasuk dari Lion Group, akan mengajukan extra flight selama periode Lebaran.
Selain penambahan penerbangan, manajemen bandara juga akan membentuk Posko Terpadu Angkutan Lebaran pada pertengahan Ramadan.
Posko tersebut melibatkan unsur gabungan untuk memastikan kelancaran operasional, kesiapan fasilitas, serta optimalisasi pelayanan penumpang.
Manajemen berharap langkah antisipatif ini dapat menjaga kenyamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat selama momentum Lebaran 2026.
Editor : Gusti Yennosa
Artikel Terkait
