HUT Pertama, Ayola Ocarina Batam Bidik Wisatawan Domestik
BATAM, iNewsBatam.id - Ayola Signature Ocarina Batam memasuki tahun pertama operasional dengan tingkat okupansi sekitar 55 persen. Manajemen hotel menyebut pasar wisatawan mancanegara masih mendominasi, namun pasar domestik mulai menjadi sasaran pengembangan.
Hal tersebut disampaikan General Manager Ayola Signature Ocarina Batam Tedi Effendi dalam perayaan hari jadi pertama hotel yang digelar di lobi hotel, Kamis (24/9/2026).
Menurut Tedi, tamu dari Singapura dan Malaysia masih menjadi salah satu pasar utama hotel. Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi nilai tukar rupiah yang membuat Batam menjadi salah satu tujuan yang menarik bagi wisatawan dari kedua negara.
"Pasar kami saat ini memang lebih didominasi oleh wisatawan mancanegara, khususnya dari Singapura dan Malaysia. Pengaruh nilai tukar rupiah yang relatif terjangkau menjadi salah satu alasan mereka memilih berlibur dan bertransaksi di tempat kami," ujar Tedi.
Meski pasar mancanegara masih dominan, Tedi mengatakan pihaknya ingin meningkatkan porsi wisatawan domestik. Menurut dia, tingkat operasional yang masih berada di angka 55 persen menunjukkan masih terdapat ruang untuk meningkatkan tingkat hunian.
"Operasional kami saat ini masih di angka 55 persen, sehingga masih ada ruang pengembangan yang cukup luas. Jika saya memiliki alokasi anggaran sebesar 80 persen, saya ingin mengarahkannya untuk wisatawan Indonesia sendiri," katanya.
Untuk mendukung perubahan sasaran pasar tersebut, manajemen melakukan sejumlah pembenahan pada lingkungan hotel. Di antaranya penataan area parkir, kawasan pantai dan bagian depan hotel.
Tedi mengatakan pembenahan tersebut dilakukan bersamaan dengan upaya memperluas pasar wisatawan domestik agar tidak terlalu bergantung pada kunjungan wisatawan mancanegara.
"Ke depannya, kami ingin tempat yang sudah semakin membaik ini, baik dari sisi parkir maupun pantai, tidak hanya diminati oleh wisatawan luar negeri. Kita memiliki produk lokal yang berkualitas dan sudah seharusnya diperuntukkan bagi wisatawan domestik secara seimbang," ujarnya.
Perayaan ulang tahun pertama hotel sendiri dihadiri Tedi bersama jajaran manajemen dan sejumlah tamu undangan.
Kegiatan diisi dengan perkenalan antara manajemen dan tamu, peninjauan sejumlah kamar, permainan interaktif serta makan malam bersama.
Momentum tersebut sekaligus menjadi evaluasi bagi manajemen setelah satu tahun hotel beroperasi, terutama terkait komposisi pasar dan tingkat operasional.
Ke depan, manajemen menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan Nusantara sebagai salah satu upaya memperluas sumber pasar hotel di Batam.
Editor: Gusti Yennosa