BATAM, iNewsBatam.id - Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Suhendri memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Batam, Tanjungpinang, dan Bintan tetap kondusif setelah pemadaman listrik massal atau blackout pada Senin (12/10/2026).
Polda Kepri mengerahkan personel untuk melakukan patroli, mengatur lalu lintas, dan mengamankan objek vital selama pemadaman berlangsung.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan akibat terhentinya pasokan listrik.
Suhendri menyampaikan keprihatinan atas dampak pemadaman yang mengganggu aktivitas masyarakat di tiga wilayah tersebut. Gangguan listrik sejak pagi hari juga berdampak pada layanan air bersih dan jaringan internet.
"Saya, Kapolda Kepulauan Riau, dengan ini menyampaikan rasa turut prihatin kepada seluruh masyarakat terdampak atas terjadinya pemadaman listrik di tiga wilayah, yaitu Kota Batam, Tanjungpinang, dan Kabupaten Bintan," ujar Suhendri dalam keterangan resmi, Selasa (13/10/2026).
Dia mengatakan, personel kepolisian telah diterjunkan ke lapangan sejak awal kejadian. Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik yang berpotensi mengalami gangguan, termasuk persimpangan jalan dengan lampu lalu lintas yang tidak berfungsi akibat listrik padam.
"Kami dari pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah preventif selama pemadaman listrik berlangsung dengan menugaskan personel untuk melakukan patroli, penjagaan dan pengaturan lalu lintas, serta pengamanan pada objek-objek vital nasional," katanya.
Menurut Suhendri, hingga Selasa, kepolisian belum menerima laporan mengenai kecelakaan lalu lintas, pencurian, maupun tindak kejahatan menonjol yang berkaitan dengan pemadaman tersebut.
"Selama pemadaman listrik tersebut berlangsung hingga hari ini, kami tidak menerima laporan adanya kecelakaan lalu lintas, pencurian, maupun kasus menonjol lainnya," ujarnya.
Selain menjaga keamanan, Polda Kepri berkoordinasi dengan penyedia layanan listrik untuk mendorong pengusutan penyebab blackout. Langkah tersebut dinilai penting agar penyebab gangguan dapat diketahui dan upaya pencegahan bisa dilakukan.
"Kami meminta kepada pihak PLN untuk segera mengidentifikasi dan mengetahui penyebab pemadaman listrik tersebut, sehingga kita dapat mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang," tegasnya.
Suhendri juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial, terutama kabar mengenai kemungkinan pemadaman susulan yang belum terverifikasi.
Dia meminta warga Batam, Tanjungpinang, dan Bintan tetap tenang serta mengutamakan informasi dari sumber resmi.
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di Kota Batam, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Bintan, untuk tidak mudah terpengaruh atau mempercayai isu-isu maupun berita bohong (hoaks) yang belum terverifikasi kebenarannya mengenai adanya pemadaman susulan," katanya.
Kapolda Kepri mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi di wilayah Kepulauan Riau tetap aman, tertib, dan damai.
Editor : Gusti Yennosa
Artikel Terkait
