Dukung Kemandirian Obat, BRIN Kembangkan 3 Calon Vaksin Malaria

Binti Mufarida
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengumumkan tengah mengembangkan tiga kandidat vaksin malaria. Langkah ini diambil guna mendukung program kemandirian vaksin dan obat-obatan di tingkat nasional. Foto: AI

Arif menjelaskan, ketiga kandidat vaksin tersebut belum bisa langsung diproduksi massal karena harus melalui serangkaian pengujian. Diperkirakan butuh waktu sekitar dua tahun hingga vaksin siap diedarkan ke masyarakat. Saat ini, satu calon vaksin telah memasuki tahap uji praklinis, sementara sisanya masih berada pada tahap pembuktian konsep (proof of concept).

Untuk mempercepat proses riset yang sudah memasuki uji praklinis, BRIN terus berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Kesehatan, serta PT Bio Farma (Persero) sebagai pihak yang kelak memproduksi vaksin tersebut.



Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network