Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

SM Said
Investasi Korea Selatan di Batam melonjak 4.169,8 persen menjadi Rp1,175 triliun pada semester I 2026. BP Batam jajaki peluang baru di Seoul. Foto ist

Profil investasinya juga mengalami pergeseran. Pada 2025, investasi Korea Selatan tersebar pada sektor perikanan, alat transportasi, mesin dan elektronik serta kimia dan farmasi. 

Pada semester I 2026, sekitar Rp 1,170 triliun atau 99,6 persen terkonsentrasi pada sektor transportasi, pergudangan dan telekomunikasi, terutama melalui PT Bandara Internasional Batam.

Momentum tersebut menjadi bekal anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, saat menjadi pembicara dalam South Korea Aero Summit pada 21 hingga 22 Oktober 2026. 

Ia memperkenalkan peluang industri penerbangan, perawatan dan perbaikan pesawat (maintenance, repair, and overhaul/MRO), kargo udara serta industri pendukung Bandara Internasional Hang Nadim.

“Landasan pacu harus menjadi landasan tumbuhnya investasi dan kesejahteraan,” ujar Fary pada Kamis (22/10).

Menurutnya, pengembangan Hang Nadim perlu terhubung dengan kawasan industri dan rantai pasok global yang didukung dengan kepastian regulasi, kemudahan berusaha dan kepercayaan investor menjadi fondasi untuk menarik investasi berkelanjutan.

Editor : Suriya Mohamad Said

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network