Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ultras Garuda Gelar Nobar Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Bundaran BP Batam
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Muhammad Saleh Benten, Mantan Menteri Haji dan Umroh Arab Saudi Keturunan Indonesia

Rabu, 12 Januari 2022 | 16:47 WIB
  • author Andin Danaryati/Litbang MPI
Kisah Muhammad Saleh Benten, Mantan Menteri Haji dan Umroh Arab Saudi Keturunan Indonesia
Muhammad Saleh Banten, mantan Menteri Haji dan Umroh Arab Saudi keturunan Indonesia.(Foto:Wikipedia)

RIYADH,iNews.id - Jejak keturunan orang Indonesia di Arab Saudi masih terlihat hingga sekarang. Salah satunya adalah mantan Menteri Haji dan Umroh Arab Saudi, Muhammad Saleh Benten.

Muhammad Saleh Benten dilantik menjadi Menteri Haji dan Umroh Arab Saudi pada bulan Mei 2016.

Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama Saudi Post atau kantor pos Arab Saudi. Nama Muhammad Saleh Benten menarik perhatian masyarakat Indonesia, lantaran darah Indonesia yang dimilikinya. 

Pria bernama lengkap Muhammad Saleh bin Taher Benten ini memperoleh garis keturunan Indonesia dari sang ayah. 

Ibu dari ayahnya, atau neneknya Benten, adalah orang Banten. Tak heran, nama Benten tersemat padanya. 

Setelah memperoleh gelar sarjana dan master di Universitas King Fahd pada bidang teknik elektro, Benten melanjutkan pendidikan S3 di luar negeri. Ia sukses menyabet gelar doktor dari Colorado Boulder University, Amerika Serikat. 

Gelar doktor ini didapatnya di bidang teknik komputer, tahun 1989. Pada Maret 2021 Kerajaan Arab Saudi mengumumkan pemecatan Muhammad Saleh Benten dari jabatan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi.

Keputusan tersebut disiarkan kantor berita Saudi Press Agency, pada Jumat (12/3/2021). Pemecatan ini dilakukan tanpa alasan yang jelas.

Editor: Sazili MustofaEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut