Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Batam Kembali Terendam Banjir, Aktivitas Warga Terganggu
Advertisement . Scroll to see content

Kaget Dengar Suara Petir, Seorang Kakek di Agam Ditemukan Tewas

Kamis, 04 Januari 2024 | 19:51 WIB
  • author Johan Utoyo
Kaget Dengar Suara Petir, Seorang Kakek di Agam Ditemukan Tewas
Seorang kakek di Lubuk Basung, Kabupaten Agam, ditemukan meninggal  dunia di tengah sawah, Kamis (4/1/2024) sore. Diduga kuat korban tewas akibat kaget mendengar suara petir. (Foto: ist)

 

AGAM, iNewsBatam.id - Seorang kakek di Lubuk Basung, Kabupaten Agam, ditemukan meninggal  dunia di tengah sawah, Kamis (4/1/2024) sore. Diduga kuat korban tewas akibat kaget mendengar suara petir.

Kapolsek Lubuk Basung, AKP Muswar Hamidi mengatakan, korban bernama Syafri (62), warga Ujuang Labuah, Nagari Persiapan Surabayo Lubuk Basung. Korban ditemukan oleh warga dengan posisi tergelatak di bawah pondok sawah.

Dijelaskan Kapolsek lubuk Basung, peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang bekerja di sawah. Saat sedang istirahat di pondok,  tiba-tiba saja petir berbunyi dengan keras dan korban langsung tergeletak.

Melihat kondisi tersebut, tetangga yang berada tidak jauh langsung menghampiri. Ia mendapati korban sudah berada di bawah pondok miliknya. "Saksi ini langsung memberi tau keluarga. Korban kemudian dibawa ke RSUD Lubuk Basung," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan luka bakar akibat sambaran petir atau tanda-tanda mencurigakan lainnya. Sehingga disimpulkan, Korban meninggal dunia karena kaget akibat suara petir. 

Selain itu pihak juga keluarga mengaku korban memiliki riwayat penyakit darah tinggi.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga mengikhlaskan dan menerima kematian korban. Kini jasadnya sudah dibawa ke rumah duka dan rencananya dimakamkan esok hari.

Editor: Johan Utoyo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut