Geger! Temuan Kerangka Manusia Diduga Perempuan di DAM Duriangkang Batam
BATAM, iNewsBatam.id – Warga di sekitar kawasan DAM Duriangkang, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia yang diduga berjenis kelamin perempuan, Minggu (31/5) siang.
Kerangka tersebut ditemukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari ketua RT setempat sekitar pukul 13.30 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Sei Beduk bersama tim identifikasi langsung mendatangi lokasi kejadian.
Kapolsek Sei Beduk, Iptu Alex, mengatakan petugas menemukan kerangka manusia yang kondisinya sudah tidak utuh saat tiba di lokasi.
“Setelah menerima laporan dari RT, kami langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan tim identifikasi. Di lokasi ditemukan kerangka manusia,” ujarnya, Senin (1/6).
Dari hasil pemeriksaan awal, bagian tengkorak ditemukan terpisah dari bagian tubuh lainnya. Meski demikian, seluruh bagian kerangka masih berada di area yang sama.
“Untuk bagian kepala agak terpisah dari bagian tubuh yang lain,” katanya.
Kerangka tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk menjalani pemeriksaan forensik lebih lanjut.
Polisi hingga kini masih berupaya mengungkap identitas korban. Sejumlah petunjuk tengah didalami, termasuk pakaian yang ditemukan masih melekat pada kerangka saat ditemukan.
Menurut Alex, petugas tidak menemukan identitas diri di lokasi kejadian yang dapat mengarah pada identifikasi korban. Namun ditemukan pakaian berupa baju dan celana yang diduga milik korban.
“Identitas tidak ada. Yang ditemukan hanya pakaian berupa baju dan celana,” ujarnya.
Berdasarkan temuan awal, korban diduga berjenis kelamin perempuan. Dugaan tersebut muncul dari sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi. Namun polisi menegaskan identitas maupun jenis kelamin korban masih menunggu hasil pemeriksaan forensik.
“Kami masih memastikan identitas dari kerangka tersebut. Dugaan sementara perempuan, tetapi tetap menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” kata Alex.
Perkembangan menarik muncul pada malam hari setelah penemuan kerangka tersebut. Seorang warga mendatangi pihak kepolisian dan mengaku bahwa kerangka yang ditemukan kemungkinan merupakan anggota keluarganya yang telah lama hilang.
Meski demikian, polisi belum dapat memastikan kebenaran pengakuan tersebut dan masih melakukan proses identifikasi secara menyeluruh.
“Tadi malam ada yang mengaku bahwa itu keluarganya yang hilang. Namun kami harus memastikan terlebih dahulu agar tidak salah dalam menentukan identitas korban,” ujarnya.
Saat ini, proses identifikasi masih berlangsung di RS Bhayangkara Polda Kepri. Polisi juga membuka kemungkinan mencocokkan temuan tersebut dengan laporan orang hilang yang pernah masuk guna membantu mengungkap identitas korban.
Hingga kini, penyebab kematian maupun identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan DAM Duriangkang masih menjadi misteri dan menunggu hasil pemeriksaan tim forensik.
Editor : Gusti Yennosa