get app
inews
Aa Text
Read Next : Bus Rombongan Jemaat Gereja Terguling di Jembatan 5 Barelang Batam, Diduga Rem Blong

Update Kecelakaan Bus Rombongan Jemaat Gereja di Batam, Satu Penumpang Tewas

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:55 WIB
header img
Keluarga korban bus terbalik di Batam mendatangi rumah sakit tempat perawatan. (Foto: Alfie/iNews.id)

BATAM, iNewsBatam.id - Kecelakaan tunggal yang melibatkan bus pengangkut rombongan jemaat HKBP Tembesi Indah di kawasan Pantai Melur, Kecamatan Galang, Kota Batam, mengakibatkan satu orang meninggal dunia, Sabtu (20/6/2026).

Selain korban meninggal, sejumlah penumpang lainnya mengalami luka berat dan luka ringan hingga harus mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit di Batam.

Salah seorang korban selamat menuturkan, bus melaju dengan kecepatan cukup tinggi saat mendekati tikungan menuju Pantai Melur. Tidak lama kemudian kendaraan kehilangan kendali dan terperosok ke jurang.

"Tidak ada tabrakan karena jalan sepi. Bus mau belok dalam kondisi kencang, jadi oleng dan jatuh ke jurang," ujarnya.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Bus dengan nomor polisi BP 7159 EY itu mengangkut sekitar 30 jemaat yang hendak mengikuti kegiatan doa bersama di Pantai Melur.

Menurut Afiditya, satu penumpang meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

"Satu korban dinyatakan meninggal dunia. Selain itu ada korban yang mengalami patah kaki, patah tangan, dan beberapa lainnya mengalami luka-luka," katanya.

Saat ini petugas masih melakukan pendataan seluruh korban serta memastikan seluruh penumpang mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.

Para korban dirujuk ke sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RSUD Embung Fatimah, RS Graha Hermina, RS Awal Bros, dan RS Elisabeth Batam Center.

"Saat ini kami masih melakukan proses evakuasi dan pendataan seluruh korban," ujar Afiditya.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari penjaga loket Pantai Melur, bus diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman atau rem blong saat melintasi jalan menurun menuju lokasi wisata tersebut.

Saat memasuki tikungan, pengemudi yang seharusnya berbelok ke kanan diduga kehilangan kendali sehingga membanting setir. Akibatnya, kendaraan keluar jalur dan masuk ke jurang di sisi jalan.

Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan dengan memeriksa kondisi kendaraan serta mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian.

Afiditya mengatakan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan tenaga ahli untuk memeriksa aspek teknis kendaraan, termasuk kelayakan operasional dan riwayat uji KIR bus.

"Semuanya akan kami periksa untuk memastikan penyebab kecelakaan secara menyeluruh," katanya.

Sementara itu, pengemudi bus masih menjalani perawatan di RS Bunda Halimah akibat luka yang dialaminya sehingga belum dapat dimintai keterangan oleh penyidik.

Proses evakuasi kendaraan dilakukan menggunakan alat berat dan crane. Kondisi bus diketahui mengalami kerusakan parah, termasuk patah pada beberapa bagian karoseri akibat benturan saat terjun ke jurang.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut