get app
inews
Aa Text
Read Next : Runtuhnya Jaringan Narkoba Planet Batam: Kronologi Kaburnya Yuwanky hingga Tertangkap

Batam Jadi Tuan Rumah PIT PERSPEBSI 2026, Natuna-Anambas Jadi Perhatian

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:54 WIB
header img
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, membuka Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) PERSPEBSI 2026 di Batam. (Foto: Yude/iNews.id)

BATAM, iNewsBatam.id - Sebanyak 840 dokter dan peserta dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) PERSPEBSI 2026, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar bersamaan dengan Kongres PERSPEBSI dan 30th Annual Scientific Meeting of the Indonesian Neurosurgical Society (INS). Pertemuan mengusung tema "Neurosurgery Excellence in Care".

Ketua Panitia PIT PERSPEBSI 2026, Gumar Jaya Saleh mengatakan, forum tahunan tersebut menjadi wadah bagi dokter bedah saraf untuk bertukar pengetahuan, membahas perkembangan teknologi serta mendorong inovasi pelayanan kesehatan.

"Ini kegiatan tahunan, Pertemuan Ilmiah Tahunan. Setiap tahun tempatnya berbeda dan kebetulan tahun ini diselenggarakan di Batam. Hampir seluruh dokter bedah saraf di Indonesia berkumpul di sini," kata Gumar.

Menurut dia, forum tersebut penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan bedah saraf. Sebab, kasus yang membutuhkan penanganan dokter spesialis bedah saraf terus berkembang.

Kehadiran Menteri Kesehatan, Ketua PERSPEBSI dan Direktur BPJS Kesehatan dalam kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong lahirnya kebijakan yang mendukung peningkatan pelayanan.

"Kita berharap ada kebijakan dan langkah ke depan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya di bidang bedah saraf, karena kasus-kasus bedah saraf semakin banyak dan meningkat," ujarnya.

Batam dipilih sebagai lokasi pelaksanaan PIT PERSPEBSI 2026 karena dinilai memiliki fasilitas yang memadai untuk kegiatan berskala nasional.

Gumar mengatakan keputusan memilih Batam berasal dari Perhimpunan Bedah Saraf Indonesia (PERSPEBSI), bukan dari pihak panitia lokal.

"Bukan kita yang mengajukan. Batam dipilih oleh Perhimpunan Bedah Saraf Indonesia karena dilihat memiliki potensi dan kemampuan fasilitas untuk menyelenggarakan kegiatan ini," katanya.

Selain diikuti sekitar 840 peserta, kegiatan tersebut juga menghadirkan pameran yang diikuti 43 tenant.

Rangkaian acara terdiri atas simposium ilmiah, presentasi oral dan e-poster, hingga sejumlah workshop khusus bagi peserta.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut