Dukung Kemandirian Obat, BRIN Kembangkan 3 Calon Vaksin Malaria
Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01 WIB
Arif menjelaskan, ketiga kandidat vaksin tersebut belum bisa langsung diproduksi massal karena harus melalui serangkaian pengujian. Diperkirakan butuh waktu sekitar dua tahun hingga vaksin siap diedarkan ke masyarakat. Saat ini, satu calon vaksin telah memasuki tahap uji praklinis, sementara sisanya masih berada pada tahap pembuktian konsep (proof of concept).
Untuk mempercepat proses riset yang sudah memasuki uji praklinis, BRIN terus berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Kesehatan, serta PT Bio Farma (Persero) sebagai pihak yang kelak memproduksi vaksin tersebut.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar