LINGGA,iNewsBatam.id – Kunjungan wisatawan ke Pulau Berhala kembali membeludak pada momen libur hari besar keagamaan seperti Idulfitri. Ratusan hingga ribuan pengunjung memadati destinasi wisata andalan Kabupaten Lingga tersebut.
Secara geografis, Pulau Berhala berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kedekatan ini menjadikan pulau tersebut sebagai salah satu tujuan favorit masyarakat untuk menghabiskan libur Lebaran bersama keluarga.
Daya tarik utama Pulau Berhala terletak pada keindahan alamnya, mulai dari hamparan pantai yang bersih hingga panorama laut yang memikat.
Namun di balik pesona tersebut, persoalan klasik kembali mencuat, yakni minimnya fasilitas dasar yang belum mendapat pembenahan serius.
Sejumlah wisatawan mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih selama berada di lokasi. Kondisi ini dinilai sangat mengganggu kenyamanan, terutama untuk kebutuhan mandi dan sanitasi.
“Kami datang jauh-jauh bersama keluarga untuk berlibur dan menikmati keindahan alam di sini. Tiket masuk juga kami bayar sesuai aturan, tapi fasilitas dasar seperti air bersih sangat sulit didapatkan,” ujar salah seorang pengunjung, Minggu (29/3/2026).
Keluhan serupa disebut bukan kali pertama terjadi. Minimnya perhatian terhadap penyediaan fasilitas dasar dikhawatirkan berdampak pada menurunnya minat wisatawan di masa mendatang, meski Pulau Berhala memiliki potensi besar sebagai ikon wisata daerah.
Selain air bersih, pengunjung juga menyoroti keterbatasan fasilitas penunjang lain, seperti tempat bilas, toilet yang layak, hingga penginapan atau vila.
Padahal, tidak sedikit wisatawan yang datang dari luar daerah dan membutuhkan tempat menginap.
Kondisi ini menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kabupaten Lingga untuk segera mengambil langkah konkret. Pembenahan infrastruktur dasar dinilai mendesak guna mendukung pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan.
Pulau Berhala dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi destinasi unggulan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Namun tanpa dukungan fasilitas yang memadai, potensi tersebut dikhawatirkan tidak akan berkembang optimal.
Wisatawan berharap pemerintah tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga memastikan kenyamanan serta terpenuhinya kebutuhan dasar pengunjung.
Dengan demikian, Pulau Berhala tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga menjadi destinasi wisata yang layak, nyaman, dan berdaya saing tinggi di kawasan perbatasan.
Editor : Gusti Yennosa
Artikel Terkait
