BATAM, iNewsBatam.id - Kapal induk helikopter eks Angkatan Laut Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, melintas di perairan Batam dan Selat Singapura dalam perjalanan menuju Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Kapal perang berukuran besar yang nantinya berganti nama menjadi KRI Gajah Mada itu terpantau memasuki wilayah perairan Indonesia setelah menempuh perjalanan dari Italia menuju Tanah Air.
Humas Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV Batam Ahmad Gozali membenarkan pergerakan kapal tersebut. Menurut dia, ITS Giuseppe Garibaldi telah memasuki wilayah perairan Indonesia dalam kondisi aman.
"Siap, betul. Kapal sudah mulai masuk perairan Indonesia," ujar Gozali saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/2026).
Gozali mengatakan rute yang dilalui kapal telah diperhitungkan sebelumnya, termasuk aspek teknis dan keamanan pelayaran. Karena itu, keberadaan kapal tersebut tidak mengganggu lalu lintas kapal lain di jalur perairan sekitar.
"Sementara sampai dengan saat ini aman, karena sudah diperhitungkan sebelumnya," katanya.
Saat ini, pergerakan kapal masih dipantau aparat berwenang sepanjang rute pelayarannya menuju Jakarta. Pengawasan dilakukan untuk memastikan perjalanan kapal berjalan aman hingga mencapai pelabuhan tujuan.
Sementara itu, mengenai kemungkinan adanya latihan bersama atau agenda diplomasi maritim setelah kapal tiba di Indonesia, TNI AL belum memberikan konfirmasi.
"Masih belum bisa kita konfirmasi," ujar Gozali.
ITS Giuseppe Garibaldi merupakan kapal perang yang sebelumnya memperkuat Angkatan Laut Italia.
Kapal tersebut berlayar dari Italia menuju Indonesia pada 24 Agustus 2026 dan selama perjalanan masih menggunakan nama serta bendera Italia. Setibanya di Indonesia, kapal akan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada dan menggunakan bendera Merah Putih.
Kementerian Pertahanan sebelumnya menyebut kapal tersebut akan menjalani proses serah terima di Jakarta melalui penandatanganan dokumen hibah dari Italia kepada Indonesia.
KRI Gajah Mada nantinya menjadi bagian dari kekuatan TNI AL dan dapat mendukung operasi udara dari laut. TNI AL juga menyiapkan kemampuan untuk mengoperasikan helikopter dari matra lain di atas kapal tersebut.
Dari sisi ukuran, Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter. Lebar kapal mencapai 23,4 meter pada garis air dan sekitar 30,4 meter pada dek penerbangan. Dek penerbangannya memiliki panjang sekitar 174 meter dengan sarat air 6,7 meter.
Kapal tersebut dapat membawa hingga sekitar 18 pesawat atau helikopter, tergantung konfigurasi dan kebutuhan operasi. Dalam masa tugasnya bersama Angkatan Laut Italia, Giuseppe Garibaldi juga pernah digunakan dalam sejumlah operasi internasional, termasuk di Afghanistan, Lebanon dan Libya.
Setelah tiba di Indonesia, Giuseppe Garibaldi dijadwalkan menjalani prosesi pergantian nama dan bendera menjadi KRI Gajah Mada. Kapal tersebut juga direncanakan tampil dalam rangkaian HUT ke-81 TNI pada Oktober 2026.
Editor : Gusti Yennosa
