BATAM, iNewsBatam.id - Kualitas udara di Kota Batam, Kepulauan Riau, masuk kategori tidak sehat imbas dari semakin memburuknya kabut asap.
Konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 mencapai 85,3 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada Rabu (7/10/2026) pukul 08.00 WIB.
Data tersebut berdasarkan pemantauan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam yang dirilis melalui pembaruan informasi kualitas udara di Kepulauan Riau.
Berdasarkan grafik pemantauan BMKG, konsentrasi PM2.5 di Batam mulai berada pada level tidak sehat sejak dini hari. Angka tersebut kemudian terus meningkat hingga mencapai 85,3 µg/m³ pada pukul 08.00 WIB.
Kondisi ini membuat BMKG mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika konsentrasi partikulat masih tinggi.
"Warga yang harus beraktivitas di luar juga dianjurkan menggunakan masker," demikian keterangan BMKG.
Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi kesehatan, khususnya jika mengalami keluhan atau gangguan pada sistem pernapasan.
Jika muncul gangguan kesehatan, masyarakat disarankan segera melakukan pemeriksaan dan mendapatkan pertolongan medis sesuai kondisi yang dialami.
Selain mengurangi aktivitas di luar ruangan, BMKG mengingatkan masyarakat menjaga pola hidup sehat dan mencukupi kebutuhan air minum untuk mencegah dehidrasi.
Kualitas udara yang memburuk juga berpotensi mengurangi jarak pandang akibat keberadaan asap atau partikel di udara.
Karena itu, pengendara kendaraan bermotor diminta meningkatkan kewaspadaan saat berada di jalan. Kecepatan kendaraan juga sebaiknya dikurangi untuk mengantisipasi jarak pandang yang terbatas.
Editor : Gusti Yennosa
Artikel Terkait
