get app
inews
Aa Text
Read Next : Misteri Misteri Mayat Perempuan Bertato "Diana" di Lingga, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Jasad Wanita Terkubur di Lingga Terungkap, Suami Diduga Terlibat dan Menghilang

Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:49 WIB
header img
Petugas kepolisian bersama tim forensik menggali makam Syafitri Yana untuk keperluan autopsi guna mengungkap penyebab pasti kematian korban. (Foto: Ruslan/iNews.id)

LINGGA, iNewsBatam.id – Kasus penemuan jasad wanita yang terkubur di belakang rumah di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, masih menyisakan misteri. Polisi kini mendalami dugaan keterlibatan suami korban yang hingga saat ini menghilang.

Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui bernama Syafitri Yana (23), sesuai data kependudukan. Namun, pada tubuh korban ditemukan tato bertuliskan nama “Diana” di bagian lengan kiri bawah.

Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, memastikan kedua nama tersebut merujuk pada orang yang sama.

“Nama di Kartu Keluarga Syafitri Yana, sementara di tato tertulis Diana. Itu orang yang sama,” ujarnya, baru-baru ini.

Korban diketahui merupakan warga Tanjungpinang yang tinggal di Dabo Singkep bersama suaminya berinisial JK.
Jasad korban ditemukan terkubur sekitar 30 hingga 40 meter dari rumah yang mereka tempati.

Saat proses evakuasi dilakukan, rumah dalam kondisi kosong dan JK tidak berada di lokasi serta tidak dapat dihubungi.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dan pengembangan untuk mengungkap kasus tersebut.

Di sisi lain, keterangan dari abang kandung JK, Suherman alias Nanang, mengungkap fakta baru. Ia menyebut sehari sebelum penemuan jasad, JK sempat datang ke rumahnya pada Senin (27/4/2026).

Saat itu, JK menitipkan kunci rumah dan mobil, dengan alasan ingin menenangkan diri serta menemui anak dari pernikahan sebelumnya.

Keesokan harinya, komunikasi keduanya masih berlangsung. JK bahkan sempat mengabarkan sudah berada di Batam dan berencana melanjutkan perjalanan melalui bandara.

Namun, situasi berubah ketika Nanang menerima kabar dari anaknya terkait penemuan mayat di belakang rumah JK.

“Saya sempat terdiam. Lalu saya tanya itu laki-laki atau perempuan. Tidak lama kemudian dikabarkan korban perempuan,” ujarnya.

Nanang langsung menduga korban adalah istri JK, mengingat sebelumnya pasangan tersebut disebut sempat terlibat pertengkaran.

Ia kemudian mencoba menghubungi JK. Dalam percakapan singkat, JK membantah keterlibatannya.

“Dia bilang bukan pelakunya. Saya minta dia pulang untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Nanang.

Namun setelah itu, nomor ponsel JK tidak lagi aktif dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Pihak keluarga berharap JK segera menyerahkan diri untuk memberikan kejelasan atas kasus tersebut. “Saya harap dia menyerahkan diri dan tidak menyusahkan keluarga,” tutup Nanang.

Polisi terus memburu keberadaan JK sekaligus mengumpulkan bukti untuk mengungkap kasus kematian korban.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut