Suasana GLK Polda Kepri Pecah! Korea Selatan Comeback Dramatis Tekuk Ceko 2-1
BATAM, iNewsBatam.id – Suasana Gedung Lancang Kuning (GLK) Polda Kepulauan Riau dipenuhi sorak sorai saat laga Grup A Piala Dunia 2026 antara Korea Selatan melawan Ceko disiarkan, Jumat (12/6) pagi.
Kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar Polda Kepri itu berlangsung meriah dan menjadi momentum mempererat hubungan antara kepolisian dan insan media.
Sejak peluit awal dibunyikan, Korea Selatan tampil dominan. Tim berjuluk Taeguk Warriors itu beberapa kali mengancam pertahanan Ceko melalui kombinasi permainan Son Heung-min dan Lee Kang-in. Namun, kokohnya lini belakang Ceko membuat babak pertama berakhir tanpa gol.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin sengit. Ceko lebih dulu memecah kebuntuan pada menit ke-59 melalui sundulan Ladislav Krejčí yang memanfaatkan lemparan ke dalam dari sisi kanan lapangan.
Gol tersebut sempat membuat suasana ruang nobar hening. Namun Korea Selatan menunjukkan mental kuat dan berhasil bangkit.
Hanya delapan menit berselang, Hwang In-beom menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah mengecoh penjaga gawang lawan sebelum melepaskan tendangan chip yang bersarang di gawang Ceko.
Drama berlanjut ketika Ceko sempat mencetak gol melalui sundulan Tomáš Souček pada menit ke-77. Namun wasit menganulir gol tersebut karena offside.
Tiga menit kemudian, Korea Selatan berbalik unggul. Oh Hyeon-gyu sukses mencetak gol kemenangan setelah menyambar umpan tarik dari sisi kanan. Skor 2-1 bertahan hingga laga usai.
Kemenangan itu membawa Korea Selatan mengoleksi tiga poin dan menempati posisi kedua klasemen sementara Grup A. Mereka berada di bawah Meksiko yang sebelumnya menang 3-0 atas Afrika Selatan dan unggul selisih gol.
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin mengaku mendukung Korea Selatan dalam pertandingan tersebut. Namun menurutnya, nilai yang paling penting dari ajang Piala Dunia adalah kemampuannya menyatukan berbagai kalangan dalam suasana kebersamaan.
"Melalui nonton bareng seperti ini, kita bisa duduk bersama, berbincang santai, dan mempererat silaturahmi.
Hubungan yang baik antara Polda Kepri dengan rekan-rekan media merupakan modal penting untuk membangun komunikasi yang positif kepada masyarakat," ujarnya.
Asep menilai sepak bola memiliki kekuatan untuk membangun komunikasi yang lebih cair sekaligus mempererat hubungan antarmanusia, termasuk antara kepolisian dan media.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana memperkuat sinergi dan kebersamaan.
"Semoga nobar ini bisa memperkuat sinergitas dan kebersamaan kita semua," pungkasnya.
Editor : Gusti Yennosa