Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pasokan Listrik Batam Kembali Normal, Amsakar Kawal Pemulihan Layanan Warga
Advertisement . Scroll to see content

Viral di Media Sosial, Pelaku Pencurian Besi Terowongan Pelita Akhirnya Ditangkap

Senin, 15 Juni 2026 | 19:54 WIB
  • author Alfie Al Rasyid
Viral di Media Sosial, Pelaku Pencurian Besi Terowongan Pelita Akhirnya Ditangkap
Aksi pria menggasak besi di Terowongan Pelita Batam terekam kamera warga yang sedang lari pagi pada Minggu. (Foto: tangkapan layar TikTok)

BATAM, iNewsBatam.id – Kasus pencurian besi penutup drainase di kawasan revitalisasi Terowongan Pelita, Kota Batam, yang sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian.

Seorang terduga pelaku telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Kepulauan Riau.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Pol Ronni Bonic, membenarkan penangkapan tersebut. Pelaku ditangkap pada Minggu (14/6/2026) malam setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan.

"Sudah kami amankan tadi malam dan masih kami dalami," kata Ronni Bonic, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, penyidik masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain serta menelusuri motif pelaku melakukan pencurian.

Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pencurian besi di Terowongan Pelita beredar luas di media sosial.

Video berdurasi 33 detik yang diunggah akun Instagram @rusli_kurniawan itu direkam pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 05.02 WIB.

Saat itu, pemilik akun bersama sejumlah rekannya sedang melakukan olahraga lari pagi di sekitar kawasan Terowongan Pelita.

Dalam rekaman tersebut terlihat seorang pria diduga sedang membongkar beton penutup drainase untuk mengambil material besi yang berada di dalamnya.

Video itu kemudian menyebar luas dan menuai berbagai tanggapan dari warganet yang mengecam tindakan perusakan fasilitas umum tersebut.

Berdasarkan rekaman yang beredar, pria tersebut tampak menghancurkan beton precast yang menjadi bagian dari proyek revitalisasi Terowongan Pelita.

Aksi itu dinilai merugikan karena fasilitas yang dirusak masih berada dalam tahap pengerjaan dan merupakan bagian dari infrastruktur publik yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah.

Dalam unggahannya, pemilik akun media sosial yang merekam kejadian tersebut menyebut pelaku sebagai "rayap besi", istilah yang kerap digunakan masyarakat untuk pelaku pencurian material logam dan fasilitas umum.

Unggahan tersebut turut menyoroti maraknya aksi pencurian besi yang menyasar berbagai fasilitas publik di Kota Batam.

Kasus pencurian besi dan komponen infrastruktur memang belakangan menjadi perhatian aparat penegak hukum karena dinilai merugikan negara serta mengganggu pelayanan publik.

Editor: Gusti Yennosa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut