Dokter Muda Tewas Jatuh dari Apartemen Kalibata, Kemenkes Sebut Korban Rutin Jalani Terapi Jiwa
JAKARTA, iNewsBatam.id — Kementerian Kesehatan membeberkan hasil investigasi menyeluruh terkait peristiwa tewasnya dokter muda peserta program internship berinisial SZM, yang melompat dari lantai 18 sebuah apartemen di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Inspektur Investigasi Kemenkes RI, Hendra Teja, mengungkapkan bahwa korban diketahui memiliki riwayat permasalahan kesehatan jiwa.
Berdasarkan penelusuran tim investigasi Kemenkes, dokter lulusan Universitas Hasanuddin (Unhas) tersebut sebenarnya telah rutin menjalani pengobatan terkait kondisi kesehatan jiwanya. Penemuan fakta ini menjadi poin krusial di samping evaluasi terhadap lingkungan dan jam kerja korban selama mengikuti program internship.
Hendra menceritakan bahwa korban bertugas di RS Sentra Medika, Depok, Jawa Barat, dengan masa dinas yang direncanakan berlangsung selama enam bulan, sebelum nantinya dilanjutkan ke Puskesmas Abadi Jaya.
Selama bertugas, korban tinggal di Apartemen Kalibata dan menempuh perjalanan sekitar 40 menit menuju rumah sakit. Bahkan pada dua pekan pertama orientasi, korban sempat diantar langsung oleh sang ibu. Sebelum menerjunkan peserta, Kemenkes juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan fisik (MCU) yang menyatakan korban dalam kondisi sehat jasmani.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar