get app
inews
Aa Text
Read Next : BNN Ungkap Kapal Pengangkut Sabu Cair 2,6 Ton yang Ganti Nama Berkali-kali

BNN: Sabu Cair 2,6 Ton Terkait Jaringan Ketamin 1,3 Ton di Kepri

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:41 WIB
header img
Awak kapal MV Ocean Porter berkebangsaan Myanmar mendapat pengawalan ketat dari aparat bersenjata. (Foto: Yude/iNews.id)

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan ruang penyimpanan rahasia di atas kontainer kapal.

Di dalam ruang tersebut ditemukan delapan drum yang masing-masing berisi sekitar 200 liter sabu cair serta satu water tank berisi sekitar 1.000 liter.

Total narkotika yang diamankan mencapai 2.600 liter atau sekitar 2,6 ton. Sebanyak 10 awak kapal berkewarganegaraan Myanmar turut diamankan dalam operasi tersebut.

Pengungkapan dilakukan setelah aparat melakukan pemantauan selama berbulan-bulan dengan memanfaatkan jaringan informasi, teknologi, dunia siber serta koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan.

BNN juga memperkuat koordinasi dengan Bea Cukai, TNI dan Polri untuk mengantisipasi masuknya jaringan narkotika internasional melalui jalur laut Kepri.

"Kolaborasi ini adalah kekuatan kita. Walaupun ancaman memang sangat tinggi karena wilayah Kepri merupakan wilayah perairan internasional, kita tidak gentar dan tidak akan berhenti," tegas Suyudi.

Sebelumnya, pada 6 Agustus 2026, TNI AL bersama BNN menggagalkan penyelundupan sekitar 1,3 ton ketamin menggunakan kapal MV King Sun berbendera Tanzania di perairan Tanjung Berakit, Kepri.

Dalam kasus tersebut, delapan warga negara asing diamankan. Petugas menemukan ketamin yang disembunyikan dalam 65 karung di bawah lantai kamar anak buah kapal (ABK).

Kini, penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut. Pendalaman dilakukan untuk mengungkap hubungan antarkelompok serta pihak yang diduga berada di balik pengiriman narkotika melalui jalur laut internasional.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut