get app
inews
Aa Text
Read Next : ART Sembunyi dalam Toren Saat Rekannya Aniaya Majikan hingga Tewas di Batam

Polisi Periksa 12 Saksi Terkait Kematian Dewi Sartika di RS Awal Bros Batam

Senin, 31 Agustus 2026 | 15:35 WIB
header img
RS Awal Bros Botania, tempat Dewi Sartika Sitinjak koma usai operasi ambeien hingga meninggal dunia. (Foto: Yude/iNews.id)

BATAM, iNewsBatam.id - Polresta Barelang masih mendalami kasus kematian Dewi Sartika Sitinjak, pasien BPJS yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Botania, Batam Centre, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Hingga Senin (31/8/2026), penyidik telah memeriksa sedikitnya 12 saksi untuk mengungkap penyebab kematian Dewi. Sejumlah saksi di antaranya berasal dari pihak rumah sakit yang menangani pasien tersebut.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengatakan, saksi yang diperiksa termasuk tenaga medis dan perawat.

"Sudah dua belas saksi diperiksa, termasuk dari rumah sakit. Ada medis dan perawat," ujar Anggoro, Senin (31/8/2026).

Selain pemeriksaan saksi, polisi juga akan meminta keterangan saksi ahli. Langkah tersebut diperlukan lantaran perkara ini berkaitan dengan profesi serta tindakan medis yang diberikan kepada pasien.

"Mereka akan memanggil saksi ahli, karena kasus ini menyangkut profesi," katanya.

Penyidik masih mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti untuk mengetahui rangkaian peristiwa yang menyebabkan Dewi meninggal dunia. Polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan forensik terhadap jenazah korban.

Sebelumnya, keluarga Dewi telah melaporkan kasus tersebut ke Polresta Barelang. Keluarga meminta polisi menangani perkara secara profesional dan transparan.

Kuasa hukum keluarga Dewi, Jendris Sihombing, mengatakan pihaknya masih menunggu perkembangan penyelidikan, termasuk hasil pemeriksaan forensik atau autopsi.

"Yang kami dapat kabar dari penyidik masih proses. Untuk hasil otopsi kami juga masih belum menerima, nanti dari penyidik yang memberi tahu," ujar Jendris, Senin (24/8/2026).

Dewi sebelumnya menjalani operasi ambeien di RSAB Botania. Setelah tindakan medis tersebut, kondisi Dewi dilaporkan kritis hingga sempat pingsan dan mengalami koma.

Dewi kemudian menjalani perawatan selama 12 hari di ruang ICU sebelum akhirnya meninggal dunia.

Jenazah Dewi selanjutnya dibawa keluarga ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk menjalani pemeriksaan forensik.

Jendris sebelumnya menyebut penyidik juga telah meminta keterangan dari tenaga medis yang menangani Dewi selama menjalani perawatan.

"Kalau dari penyidik, mereka kemarin menyampaikan kalau perawat dan dokter sudah dilakukan BAP," katanya.

Polresta Barelang memastikan proses penyelidikan masih berjalan. Pemeriksaan terhadap saksi dan ahli dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai kejadian sebelum Dewi meninggal dunia.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut