Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pasang Badan untuk Anak, Ruben Onsu Tegaskan Isu Kekerasan Seksual Betrand Peto Belum Terbukti
Advertisement . Scroll to see content

Pengakuan Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto: Ditarik ke Toilet Saat Teman Tidak Ada

Senin, 14 September 2026 | 10:46 WIB
  • author Muhammad Sukardi, Vitrianda Hilba Siregar
Pengakuan Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto: Ditarik ke Toilet Saat Teman Tidak Ada
Artis Betrand Peto dan korban. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNewsBatam.id – Pengakuan lengkap disampaikan oleh perempuan berinisial ANW (26) terkait dugaan tindakan pidana kekerasan seksual (TPKS) yang diduga dilakukan oleh penyanyi dan artis Betrand Peto (BP). Peristiwa dugaan pelecehan seksual tersebut terjadi di sebuah kelab malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Menurut keterangan dari kuasa hukum ANW, Nathaniel Hutagaol, peristiwa tersebut bermula saat kliennya mendatangi kelab malam bersama rekannya berinisial D. Situasi kemudian berubah ketika ANW sempat keluar dari ruangan untuk mengambil ponsel miliknya yang tertinggal. Saat ia kembali ke ruangan, rekannya sudah tidak ada di lokasi karena sedang berada di toilet.

Di saat itulah, ANW mengaku ditarik oleh Betrand Peto menuju area toilet kelab malam hingga terjadi dugaan aksi kekerasan dan pelecehan seksual.

"Dia (ANW) ditarik ke toilet, dipaksa untuk berhubungan badan, dan dilakukan kekerasan. Makanya sudah dilakukan visum. Besok mungkin pihak Polda akan mengambil visum tersebut. Intinya ada pelecehan,” ungkap Nathaniel dalam konferensi pers, Minggu (13/9/2026).

ANW menjelaskan bahwa ia dan temannya diajak masuk ke ruangan privat atas tawaran staf kelab malam tanpa ada rasa curiga sedikit pun.

"Awalnya kami datang ke sana, happy, ketemu sama teman-teman. Lalu tiba-tiba ada salah satu staff dari club tersebut yang bilang, 'Mau nggak Kak ngeramein room-nya si BP (Betrand) ini?' Seperti itu," kata ANW.

"Aku... aku nggak pernah ada pikiran negatif kalau kita bakal nemuin apes di tempat itu. Kita iyain," lanjutnya.

ANW menambahkan bahwa seorang waiter sempat menjamin keamanan mereka sebelum membagikan minuman.

"Nggak lama minuman dibagiin, terus waiters-nya pergi. Handphone saya ada di sofa yang mana itu ada di luar room. Saya ambil handphone saya. Pas saya balik lagi ke room tersebut, teman saya nggak ada. Dan setelah saya tanya, teman saya ternyata di toilet," jelasnya.

Atas kejadian yang dialaminya, pihak ANW bersama tim kuasa hukumnya telah resmi melaporkan Betrand Peto ke Polda Metro Jaya.

"Jadi terlapor di sini adalah Alfonsus Toribio Tenkudi alias Betrand Peto, yang mana diduga melakukan tindak pidana pelecehan seksual," ucap Nathaniel Hutagaol.

"Dengan pasal yang kami sangkakan Pasal 473 Undang-Undang KUHP dan Pasal 6 Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS)," sambungnya.

Pihak Polda Metro Jaya membenarkan telah menerima laporan tersebut dan saat ini tengah melakukan proses pendalaman. Sementara itu, pihak keluarga serta perwakilan dari Betrand Peto mengimbau masyarakat untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan membiarkan proses hukum berjalan sesuai prosedur yang berlaku.Sekadar diketahui, Betrand Peto adalah anak angkat artis Ruben Onsu.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut