Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Musda VI IJTI Kepri Tetapkan Gusti Yennosa Ketua Periode 2026–2030
Advertisement . Scroll to see content

Doa untuk Jurnalis Hilang Warnai Momen Muskorda IJTI Krakatau Raya

Senin, 14 September 2026 | 15:47 WIB
  • author Alfie Al Rasyid
Doa untuk Jurnalis Hilang Warnai Momen Muskorda IJTI Krakatau Raya
Ketua Korwil Sumatera IJTI Gusti Yennosa menghadiri Muskorda IJTI Krakatau Raya di Lampung Selatan. Kegiatan diwarnai doa bersama untuk lima jurnalis yang hilang. (Foto: Alfie/iNews.id)

Muskorda tersebut turut dihadiri Ketua Pengda IJTI Lampung Andreas, Ketua Panitia Muskorda Ages, Ketua DPRD Lampung Selatan, Kapolres Lampung Selatan, perwakilan Pengadilan Negeri Kalianda, Ketua SMSI Lampung Selatan, Ketua IWO Lampung Selatan serta Ketua PWI Lampung Selatan.

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar menekankan pentingnya hubungan harmonis antara pemerintah, masyarakat dan insan pers dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurut Syaiful, sinergi tersebut perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka, sikap saling menghargai serta komitmen bersama menghadirkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya berharap IJTI Korda Krakatau Raya menjadi wadah yang semakin solid bagi para jurnalis televisi, meningkatkan kompetensi anggotanya, menjaga profesionalisme serta terus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” ujar Syaiful.

Dia berharap Muskorda dapat menghasilkan kepengurusan yang kuat dan solid. Selain itu, kepengurusan baru diharapkan mampu menyusun program kerja berkualitas dan melahirkan gagasan baru bagi kemajuan organisasi maupun masyarakat.

“Mari kita bersama-sama memperkuat sinergi antara pemerintah, insan pers dan seluruh elemen masyarakat untuk membangun Lampung Selatan yang semakin maju dan sejahtera,” katanya.

Muskorda IJTI Krakatau Raya kemudian secara resmi dibuka oleh Syaiful.

“Dengan mengharap ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, dan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Musyawarah Koordinator Daerah IJTI Korda Krakatau Raya secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya.

Ada momen khusus dalam kegiatan tersebut. Peserta Muskorda mengikuti doa bersama untuk lima jurnalis yang hilang saat menjalankan tugas peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau.

Lima jurnalis tersebut merupakan bagian dari delapan orang yang hilang kontak saat melakukan perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau. Tiga orang lainnya merupakan kru kapal dan pemandu. Tim SAR gabungan hingga kini masih melakukan pencarian terhadap rombongan tersebut.

Doa bersama menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas IJTI terhadap rekan seprofesi yang tengah dalam pencarian. Suasana khidmat terasa ketika seluruh peserta mengikuti doa untuk keselamatan para jurnalis dan kru yang belum ditemukan.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa tugas jurnalistik di lapangan memiliki risiko yang tidak ringan. Para jurnalis kerap harus berada di lokasi dengan kondisi berbahaya demi mendapatkan informasi secara langsung.

Melalui Muskorda ini, IJTI Krakatau Raya diharapkan semakin solid dan profesional. Organisasi juga diharapkan mampu meningkatkan kompetensi anggota sekaligus menghadirkan karya jurnalistik yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.

Editor: Gusti Yennosa

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut