Kisah Kapolda Kepri Suhendri, Anak Minang yang Pernah Bermimpi Jadi Pedagang
BATAM, iNewsBatam.id - Di balik seragam jenderal bintang dua, Irjen Pol Suhendri menyimpan cerita tentang kampung halaman, pilihan hidup, dan pengabdian yang membawanya kembali ke Kepulauan Riau (Kepri).
Bagi Suhendri, Kepri bukan wilayah yang asing. Sebelum dipercaya menjabat Kapolda Kepri, ia pernah bertugas sebagai Komandan Satuan Brimob Polda Kepri pada 2009. Saat itu, ia masih berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dan menghadapi berbagai situasi keamanan yang menantang.
Salah satu peristiwa yang masih diingatnya adalah keributan pekerja di PT Drydock World Graha pada 2010. Kenangan itu kembali ia ceritakan saat berbincang dengan pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kepri, Rabu (14/10/2026).
“Saya dulu di sini. Waktu pecah keributan di PT Drydock World Graha, saya masih Dansat Brimob,” kata Suhendri mengenang masa tugasnya.
Kala itu, ia harus memimpin anggota Brimob untuk mengendalikan situasi yang berpotensi menimbulkan korban jiwa. Upaya meredam keributan dan menjaga keadaan tetap terkendali menjadi bagian dari tanggung jawab yang harus dijalankannya.
Kini, belasan tahun berselang, Suhendri kembali ke tanah Melayu dengan tanggung jawab lebih besar. Ia tidak lagi memimpin satuan Brimob, tetapi mengemban amanah sebagai Kapolda Kepri.
Namun, perbincangan bersama para jurnalis tidak hanya membawa Suhendri kembali pada pengalaman tugasnya. Ada cerita lain yang memperlihatkan sisi personal seorang perantau asal Minangkabau.
Editor: Gusti Yennosa