Pasokan Listrik Batam Kembali Normal, Amsakar Kawal Pemulihan Layanan Warga
Pulihnya listrik tidak serta-merta membuat layanan lain yang terdampak langsung normal. Salah satunya distribusi air bersih, yang operasionalnya bergantung pada pasokan listrik dan kondisi jaringan perpipaan, sehingga memerlukan waktu hingga jaringan terisi kembali secara bertahap.
Data BP Batam per Rabu (14/10/2026) pukul 06.00 WIB menunjukkan sekitar 80 hingga 85 persen area pelanggan telah kembali menerima aliran air pada elevasi normal. Bagi warga di wilayah yang masih mengalami gangguan, BP Batam menyiapkan 319 trip mobil tangki dengan prioritas bagi fasilitas kesehatan, rumah sakit, rumah ibadah, dan permukiman yang masih terganggu.
Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano menjelaskan, pulihnya operasional instalasi pengolahan air tidak membuat seluruh pelanggan langsung menerima air secara normal.
“Jaringan perpipaan membutuhkan waktu untuk kembali terisi hingga tekanan dan volume air stabil. Wilayah yang berada di ujung jaringan maupun kawasan dengan elevasi lebih tinggi berpotensi membutuhkan waktu lebih lama,” jelas Denny.
Karena kebutuhan air bersih tidak dapat ditunda, warga yang belum menerima aliran air secara normal diharapkan mengikuti informasi resmi mengenai distribusi bantuan dan perkembangan pemulihan di wilayah masing-masing.
Editor: Suriya Mohamad Said