Insiden kapal terbalik ini terjadi di perairan kawasan galangan kapal PT ASL di Tanjung Uncang, Batam, pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Saat kejadian, kapal tugboat tersebut membawa lima orang awak kapal.
Fazzli menjelaskan pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 17.57 WIB dari seorang warga bernama Oji.
“Informasi yang kami terima menyebutkan telah terjadi kapal terbalik di perairan PT ASL Batam,” katanya.
Setelah menerima laporan tersebut, tim rescue dari Pos SAR Batam langsung diberangkatkan menuju lokasi yang berjarak sekitar 20,7 kilometer dari pos SAR.
Tim yang berjumlah lima orang bergerak menggunakan kendaraan rescue menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 19.05 WIB sebelum melakukan koordinasi serta pencarian terhadap korban yang masih hilang.
Sebelumnya, tiga orang awak kapal ditemukan meninggal dunia dan satu orang lainnya berhasil selamat.
Korban meninggal dunia masing-masing adalah Abdul Rahman (59) selaku kapten kapal, Guntur Pardede (51) sebagai chief, serta Jhonson Bertuahman Damanik (47) yang menjabat kepala kamar mesin (KKM).
Sementara satu korban selamat lainnya adalah M. Habib Ansyari (20), warga Langkat.
Seluruh korban meninggal dunia sebelumnya telah dievakuasi ke Rumah Sakit Mutiara Aini Batam.
Editor : Gusti Yennosa
Artikel Terkait
