Viral Video Keributan Dua Anak Pengusaha Batam di Mal Berakhir Laporan Polisi

Loberto Boli
Keributan dua anak pengusaha di mal Batam viral di media sosial. (Foto: ist)

BATAM, iNewsBatam.id – Video keributan yang melibatkan dua pria di Grand Batam Mall, Kota Batam, viral di media sosial. Belakangan diketahui, keduanya merupakan anak dari pengusaha di Batam.

Peristiwa tersebut kini berlanjut ke proses hukum setelah salah satu pihak melaporkan dugaan penganiayaan ke Polsek Lubuk Baja.

Insiden yang terjadi pada Rabu (16/7/2026) itu terekam kamera warga dan memperlihatkan kedua pria terlibat adu mulut hingga kontak fisik di area publik.

Dalam video yang beredar, petugas keamanan mal terlihat berupaya melerai keduanya agar keributan tidak semakin meluas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perselisihan tersebut diduga dipicu persoalan pribadi yang berkaitan dengan seorang perempuan. Namun, dugaan tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman penyidik.

Salah satu pihak, Dody, mengaku telah membuat laporan polisi karena merasa menjadi korban dugaan penganiayaan. Ia mengatakan sebelumnya sempat diupayakan penyelesaian secara kekeluargaan, tetapi tidak tercapai kesepakatan.

"Saya sudah diviralkan. Saya hanya meminta nama saya dipulihkan dan ada permintaan maaf melalui media sosial, tetapi itu tidak disetujui," ujarnya.

Dody mengaku peristiwa bermula saat dirinya sedang berada di dalam mal dan berbicara melalui telepon. Menurutnya, ia kemudian didatangi oleh beberapa orang hingga terjadi keributan.

"Saya sedang berdiri sambil menelepon. Tiba-tiba mereka datang beramai-ramai. Saat saya bergerak, saya langsung didorong. Kejadiannya di tempat umum," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa perselisihan dengan pihak yang sama bukan kali pertama terjadi. Menurutnya, insiden sebelumnya sempat diselesaikan secara damai setelah ada permintaan maaf.

"Yang pertama sudah saya maafkan karena mereka meminta maaf. Saya berharap tidak terulang lagi, tetapi sekarang terjadi lagi," ujarnya.

Terkait dugaan penyebab keributan, Dody menduga ada kaitannya dengan persoalan pribadi. Meski demikian, ia memilih menyerahkan seluruh proses pembuktian kepada penyidik. Ia juga mengaku telah menjalani visum sebagai bagian dari proses hukum.

Selain itu, Dody membantah berbagai tudingan yang beredar di media sosial yang menyebut dirinya sebagai orang ketiga dalam persoalan rumah tangga pihak lain.

"Saya membantah tuduhan tersebut. Persoalan yang berkaitan dengan putusan pengadilan sudah selesai dan tidak ada lagi hubungan hukum. Selebihnya saya serahkan kepada proses yang berlaku," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deny Langie, membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait keributan di Grand Batam Mall. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah pihak.

"Masalah ini masih dalam proses pemeriksaan. Dugaan sementara berawal dari kesalahpahaman yang kemudian memicu cekcok dan keributan. Untuk kronologi lengkapnya belum dapat kami sampaikan karena masih didalami," ujar Deny.

Editor : Gusti Yennosa

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network