Pemuda Natuna Dikabarkan Tewas di Rusia Usai Serangan Drone Ukraina

Alfie Al Rasyid
Rendi Apriyanto (kiri), pemuda asal Natuna yang dikabarkan tewas di Rusia. (Foto: ist)

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga dari rekan Rendi, pemuda yang berdomisili di Ranai Darat itu diduga direkrut melalui seorang agen untuk bekerja di bagian logistik militer Rusia.

Namun, keluarga belum mengetahui secara pasti proses perekrutan tersebut, termasuk siapa pihak yang merekrut Rendi dan status resmi pekerjaannya selama berada di Rusia.

Sebelum berangkat ke Rusia, Rendi diketahui memiliki pengalaman bekerja di sejumlah daerah. Dia mengawali pekerjaan di Natuna, kemudian sempat pindah ke Batam dan melanjutkan perjalanan ke Pulau Jawa.

Rendi selanjutnya bekerja di Filipina sebagai teknisi listrik. Setelah beberapa waktu, dia kemudian berangkat ke Rusia untuk bekerja.

"Perjalanan kerjanya memang berpindah-pindah. Dari Natuna dia sempat ke Batam, kemudian ke Jawa, lalu bekerja di Filipina sebelum akhirnya berangkat ke Rusia," tutur Ruskamal.

Keluarga kemudian menerima informasi bahwa Rendi meninggal setelah terkena serangan drone Ukraina pada 20 September 2026.

Hingga Selasa (29/9/2026), keluarga masih menunggu informasi lebih lengkap mengenai proses keberangkatan Rendi ke Rusia, pihak yang merekrutnya, serta status resmi pekerjaan yang dijalaninya.

Keterangan bahwa Rendi terlibat sebagai tentara bayaran juga masih berdasarkan informasi yang diterima keluarga dan rekan-rekannya. Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang yang mengonfirmasi status tersebut.

Editor : Gusti Yennosa

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network