Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Abu Vulkanik Anak Krakatau Bikin 21 Penerbangan Batam-Jakarta Batal, 2.500 Penumpang Terdampak
Advertisement . Scroll to see content

Erupsi Anak Krakatau, Warga Lampung Selatan Alami Sesak Nafas

Senin, 18 Desember 2023 | 13:13 WIB
  • author Heri Fulistiawan
Erupsi Anak Krakatau, Warga Lampung Selatan Alami Sesak Nafas
Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda kini berstatus siaga atau level III. (Foto: iNews/Heri Fulistiawan)

 

LAMPUNG, iNewsBatam.id – Dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) Warga di Pulau Sebesi, Lampung Selatan mengalami sakit mata hingga pernapasan.

Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), sejak beberapa hari terakhir abu vulkanik letusan Gunung Anak Krakatau mencapai ketinggian 1.000 mdpl.

Salah seorang warga Tejang, Halimi menuturkan, warga merasa terganggu akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang membuat mata menjadi pedih.

“Kalau pas lagi naik motor, mata jadi pedih kena abu vulkanik. Di rumah-rumah juga diselimuti debu abu vulkanik Gunung Anak Kratakau,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan, dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau membuat warga Desa Tejang Pulau Sebesi mengalami gangguan kesehatan. 

“Desa Tejang Pulau Sebesi ini lokasinya berdekatan langsung dengan Gunung Anak Krakatau di Kecamatan Rajabasa. Dari hasil pemeriksaan kesehatan, ditemukan masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan seperti flu, batuk dan sakit mata diduga terkena abu vulkanik Gunung Anak Krakatau,” kata kapolres, Minggu (17/12/2023).

Mengatasi hal itu, kapolres mengatakan, jajarannya memberikan bantuan 1.500 masker dan 150 kacamata faceshield serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Sumber: iNews Lampung

Editor: Johan Utoyo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut