Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tahanan Polsek Singkep Barat Kabur Pakai Gergaji, Ditangkap Lagi Saat Jemput Istri
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Tahanan Lapas Sorong Kabur, Berikut Kronologinya

Minggu, 07 Januari 2024 | 16:25 WIB
  • author Chanry Andrew Suripatty
Puluhan Tahanan Lapas Sorong Kabur, Berikut Kronologinya
Puluhan tahanan dari Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Sorong, Papua Barat Daya kabur pada Minggu (7/1/2024). (Foto: ist)

SORONG, iNewsBatam.id – Sebanyak 53 tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kalas II A Kota Sorong, Papua Barat Daya, kabur usai ibadah Minggu pagi, Minggu (7/1/2024). 

Para tahanan kabur dengan membuat kekacauan dengan meledakkan petasan dan menyerang dua oprang petugas yang berjaga.

Kepala Lapas Kota Sorong, Manuel Yenusi mengatakan, kronologi kericuhan tersebut bermula dari suara petasan yang terdengar setelah ibadah Minggu pagi. 

Tahanan kemudian memanfaatkan kekacauan yang terjadi, menyerbu dua petugas Lapas, dan keluar bersamaan dengan petugas ibadah pada pukul 11.00 WIT.  “Saat petugas melakukan pemeriksaan, puluhan tahanan sudah melarikan diri,” katanya. 

Dia menyebutkan, total jumlah penghuni Lapas saat ini mencapai 543. Dari jumlah tersebut, sebanyak 53 orang melarikan diri. Namun, 6 orang berhasil ditangkap dan 47 lainnya masih dalam pengejaran. 

“Tahanan yang melarikan diri termasuk dalam kasus makar, narkoba, dan kriminal umum. Jumlahnya tadi kita cek ulang ada 53 yang kabur yang sudah ditangkap ada enam," ucapnya.

Dia menuturkan, para tahanan ini memanfaatkan kekacauan setelah ledakan untuk melancarkan aksi kabur melalui pintu utama Lapas.  

Ratusan personel polisi, dibantu petugas Lapas, sedang melakukan pengejaran intensif untuk menangkap para tahanan yang berhasil kabur.

Sementara itu, Kapolres Sorong Kota, Kombes Pol Happy Perdana mengatakan, setelah mendapatkan informasi tentang kaburnya tahanan, Polresta Sorong Kota segera turun ke lokasi pukul 13.00 WIT untuk melakukan pengejaran.  

Polisi juga berkoordinasi dengan sejumlah Polres, seperti Kabupaten Sorong, Tambrauw, Maybrat, Sorong Selatan, dan lainnya. 

Pengamanan di perbatasan, bandara, pelabuhan laut, dan terminal angkutan penumpang umum di Kota Sorong diperketat, sementara data tahanan yang melarikan diri dibawa untuk memudahkan penangkapan. "Kami lakukan penyekatan di sejumlah wilayah untuk menangkapan tahanan yang kabur," ucap Kapolresta Sorong. 

 

Sumber: iNews Papua

Editor: Johan Utoyo

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut