Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Buruh Bangunan di Batam Dianiaya hingga Penuh Luka, Dipicu Masalah Gaji
Advertisement . Scroll to see content

Presiden Boleh Memihak dan Kampanye, Para Pendukung Unfollow Medsos Jokowi

Jum'at, 26 Januari 2024 | 11:02 WIB
  • author Raka Dwi Novianto
Presiden Boleh Memihak dan Kampanye, Para Pendukung Unfollow Medsos Jokowi
Para pendukung ramai unfollow aku medsos Presiden Jokowi. (Foto: ist)

JAKARTA, iNewsBatam.id - Pernyataan Presiden Jokowi tentang kepala negara boleh memihak dan kampanye berbuntut pada kekecewaaan para pendukung. Saat ini gerakan berhenti mengikuti atau unfollow akun media sosial Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah ramai di media sosial X atau dulu Twitter. 

Beberapa yang melakukan gerakan unfollow tersebut di antaranya merupakan pendukung setia Presiden Jokowi yang telah memilihnya pada Pilpres 2014. Gerakan berhenti mengikuti atau unfollow akun media sosial Presiden Jokowi di media sosial X.

Pegiat media sosial, Yusuf Dumdum turut melakukan gerakan unfollow akun X Presiden Jokowi. Sambil mengakui melakukan unfollow, Yusuf juga turut mendoakan Presiden Jokowi. 

"Maaf pak @jokowi, saya unfollow. Sehat selalu pak," dikutip dari akun @yusuf_dumdum.

Beberapa pendukung atau simpatisan Presiden Jokowi juga melakukan hal yang sama. Para simpatisan merasa Jokowi telah berbohong.

"@jokowi, saya pendukung anda 2 periode, di tempat kerjaku, saya selalu pasang badan buat anda. Maaf, saat ini saya putuskan unfollow, karena anda sudah banyak berbohong," dikutip dari akun @rf2903.

"Waduh pak @jokowi yg terhormat, dua kali saya pilih bapak mendengar statement bapak saya kecewa perihal pandangan kepeberpihakan bapak tentang pilpres. Alangkah bapak lebih elok dan satria menjadi bapak bangsa yang tidak ikut campur urusan pilpres ini pak… ," dikutip dari akun @TomRofario.

 

Sumber: iNews.id

Editor: Johan Utoyo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut