get app
inews
Aa Read Next : Syahrini Tampilkan Baby Bump Bersama Suami, Bikin Netizen Terpukau

Peretas Bobol M-Banking Nasabah Bank BUMN di Batam, Duit Ratusan Juta Raib

Rabu, 26 Juni 2024 | 12:56 WIB
header img
Omri S. Pardosi, korban pembobolan rekening di Batam saat melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. ( Foto: ist)

BATAM, iNewsBatam.id - Omri S.Pardosi (28), seorang nasabah sebuah Bank BUMN  di Batam, Kepulauan Riau kehilangan uang ratusan juta rupiah setelah aplikasi mobile banking Livin Mandiri miliknya diretas oleh orang tak bertanggung jawab.

Kejadian ini terjadi usai ia mengunduh aplikasi "Team Viewer Quick Support" dari Play Store yang diberikan oleh penipu.

Omri menjelaskan, bermula pada Rabu (19/6/2024) setelah dia berobat menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan yang diaksesnya menggunakan aplikasi.

Kemudian, dia mendapat telepon dengan nomor tak dikenal dan mengaku sebagai pegawai BPJS Kesehatan.

Dalam pembicaraannya, orang tersebut ingin melakukan pemblokiran terhadap BPJS milik Omri. Alasannya, data BPJS milik korban telah diretas dan digunakan orang lain untuk berbelanja obat-obatan terlarang.

"Saya juga diarahkan ke Polresta Bandung dengan nomor wa dan telepon," kata Omri saat dihubungi iNewsBatam, Rabu (26/6/2024).

Mendapat nomor tersebut, dia kemudian menjalin komunikasi dengan oknum yang mengaku sebagai polisi di Polresta Bandung. Baru setelah itu dia disuruh untuk mendownload aplikasi team viewer quick support dan membuka M-banking .

"Pada saat buka M-banking, tiba-tiba mobile banking saya langsung keluar (log out) dan hilang dari handphone saya. Saat itu saya panik dan buru-buru ke mesin ATM untuk mengecek saldo, ternyata uang saya dikuras oleh pelaku yang berhasil meretas M-banking saya," jelasnya.

Atas kejadian itu Omri mengaku mengalami kerugian senilai Rp 287.500.000,-. Kejadian ini juga sudah ia laporkan ke pihak terkait sepeti Kepolisian, Bank BUMN dimaksud dan OJK.

Sementara itu, Kanit 5 Satreskrim Polresta Barelang Iptu Dodi Setiawan membenarkan laporan tersebut.

"Iya benar, saat ini kami sudah mendapatkan keterangan dari korban dan sedang melakukan penyelidikan," kata dia saat dikonfirmasi.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut