get app
inews
Aa Read Next : Karyawati Toko di Batam Tewas Diduga Dibunuh, Kepala Tertutup Plastik

Tragis, Kuli Bangunan di Batam Tewas Dibakar

Rabu, 03 Juli 2024 | 15:56 WIB
header img
Ilustrasi api. (Photo by Ricardo Gomez Angel on Unsplash)

BATAM, iNewsBatam.id - Seorang kuli bangunan di Batam, Kepulauan Riau bernama Suriyadi tewas mengenaskan dengan kondisi terbakar pada Rabu (3/7/2024).

Peristiwa tragis ini terjadi di Ruko Nusa Indah, Mangsang, Sei Beduk, Batam pada dini hari sekira pukul 1.30 WIB.

Berdasar keterangan saksi, Kapolsek Sei Beduk Iptu Fikri Rahmadi menuturkan, Suryadi ditemukan tewas terbakar oleh rekannya, Darip dan sekuriti bernama Syafrizal.

Awalnya, Darip yang masuk ke dapur tidak menemukan kompor gas. Mengira ada pencuri, ia lantas melapor ke Syafrizal dan meminjam senter.

Keduanya lantas mengecek situasi di sekitar ruko dan menemukan ada nyala api yang membakar tubuh Suryadi.

"Mengetahui hal itu, Darip lalu membangunkan sejumlah rekannya dan Syafrizal melapor ke ke perangkat RW setempat," kata Fikri.

Sekira pukul 02.10 WIB, setelah mendapatkan informasi tersebut selanjutnya anggota Reskrim dan Patroli yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sungai Beduk Ipda Alex mendatangi lokasi kejadian.

Petugas kemudian memasang garis polisi dan menginterogasi saksi-saksi serta menghubungi Unit Inafis Satreskrim Polresta Barelang.

"Anggota kami kemudian mencari pelaku pembakaran Suriyadi dan menemukan pelaku berinisial YY di lantai dua Ruko Nusa Indah," kata Fikri.

Saat diinterogasi, pria berinsial YY berusia 43 tahun itu mengakui dirinya yang membakar Suriyadi. Ia kemudian dibawa ke Polsek Sei Beduk untuk penyelidikan lebih lanjut.

Sejauh ini, belum diketahui motif YY tega membakar Suriyadi. Sementara jenazah Suriyadi dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut