Sempat Mengendap Kasusnya, Polisi Akhirnya Tangkap Pelaku Pencabulan Anak di Batam

BATAM, iNewsbatam.id - Polisi menangkap seorang pria di Batam, Kepulauan Riau berinisial M terkait kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Bobby Ramadhana, M ditangkap di kediamannya, kawasan Batam Center pada Kamis (27/2/2025).
"Tidak ada perlawanan saat yang bersangkutan kami tangkap," kata Bobby, Kamis sore.
Sebelum M diamankan, lanjutnya, Unit Reskrim Polsek Batam Kota telah melakukan gelar perkara kasus pencabulan yang sempat mengendap ini.
Tersangka M kemudian dibawa ke Polsek Batam Kota untuk proses hukum lebih lanjut.
Sementara itu, Df, orang tua korban merasa lega dengan sudah diamankannya pelaku. "Kami lega. Ternyata masih ada keadilan untuk kami orang kecil ini," ujarnya.
Meski pelaku M sudah diamankan, beban berat DF dan keluarganya belumlah usai. Hingga saat ini mereka masih terus mendampingi sang anak agar bisa melupakan kejadian buruk yang dialaminya.
Sebelumnya diberitakan, seorang ayah di Kota Batam, Kepulauan Riau mencari keadilan setelah putrinya menjadi korban pencabulan pada Maret 2024 lalu. Saat kejadian, sang buah hati masih berusia 6 tahun.
Dia mengatakan, peristiwa memilukan itu terjadi di rumah terduga pelaku berinisial M. Kasus ini terbongkar setelah korban melaporkan kejadian yang dialami kepada orangtuanya.
Bocah kecil itu mengaku mengalami hal tak senonoh oleh terduga pelaku yang berprofesi sebagai petugas keamanan di salah satu perumahan di Batam Center ini, sebanyak dua kali.
"Peristiwanya terjadi di rumah terduga pelaku, karena anak saya sering main di sana, dekat rumah saya," kata ayah korban berinisial Df, Jumat (21/2/2025) sore.
Setelah adanya pengakuan korban, dia bergegas melakukan visum pada 11 Maret 2024. Hasilnya, ada luka di alat vital korban. Sebagai ayah, dia tak terima dan langsung mencari pelaku. Namun pelaku tidak dijumpai di rumahnya.
Editor : S. Widodo