Harga Sembako di Pasar Tradisional Lingga Meroket, Beras dan Cabai Tembus Rp100 Ribu
LINGGA, iNewsBatam.id – Harga kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir.
Kenaikan paling terasa terjadi pada beras, cabai, serta bawang merah dan bawang putih, yang berdampak langsung pada pengeluaran rumah tangga masyarakat.
Pantauan di lapangan menunjukkan, harga beras mengalami penyesuaian pada sejumlah merek yang umum dikonsumsi warga. Beras cap Gogong ukuran 5 kilogram yang sebelumnya dijual sekitar Rp61 ribu kini naik menjadi Rp68 ribu per kemasan.
Sementara itu, beras cap Harummas ukuran 5 kilogram juga mengalami kenaikan dari Rp78 ribu menjadi Rp83 ribu.
Salah seorang pedagang beras di Pasar Dabo Singkep, Ferry Khan, mengatakan kenaikan harga terjadi secara bertahap dan dipengaruhi pasokan yang masih bergantung dari luar daerah.
“Sekarang secara rata-rata memang ada kenaikan harga beras untuk beberapa merek. Pasokannya masih tergantung dari luar daerah,” ujar Ferry saat dikonfirmasi iNewsBatam.id, Sabtu (10/1/2026).
Tak hanya beras, komoditas dapur lain turut mengalami lonjakan harga. Bawang merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp36 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram kini naik menjadi sekitar Rp50 ribu per kilogram.
Sementara harga bawang putih melonjak dari Rp28 ribu menjadi Rp38 ribu per kilogram.
Kenaikan cukup signifikan juga terjadi pada cabai. Harga cabai merah kini berada di kisaran Rp70 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60 ribu per kilogram.
Adapun cabai rawit mencatatkan lonjakan paling tinggi dengan harga mencapai Rp110 ribu per kilogram.
Pedagang cabai dan bawang di Pasar Dabo Singkep, Doni, menyebut pasokan cabai di wilayah tersebut sepenuhnya berasal dari luar daerah.
“Cabai datang dari Padang, Jawa, dan Medan. Dari Batam biasanya masuk pakai pompong,” kata Doni.
Ketergantungan pasokan dari luar daerah dinilai menjadi salah satu faktor utama belum stabilnya harga kebutuhan pokok di Pasar Dabo Singkep.
Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat memastikan kelancaran distribusi, khususnya untuk beras sebagai kebutuhan utama, agar harga kembali stabil dan terjangkau.
Editor : Gusti Yennosa