Kunci Keberlanjutan Bisnis Dimulai dari Manajemen Kesehatan Karyawan yang Tepa
BATAM, iNewsBatam.id - Menjaga kesehatan karyawan kini bukan lagi sekadar pelengkap fasilitas kantor, melainkan investasi krusial di tengah melonjaknya biaya medis global.
Ketika tingkat kebugaran fisik dan mental staf menurun, perusahaan langsung dihadapkan pada ancaman nyata berupa penurunan produktivitas, tingginya angka absensi, serta pembengkakan anggaran operasional yang tidak terduga.
Tantangan ini kian kompleks karena ekspektasi tenaga kerja modern terhadap jaminan kesehatan holistik terus meningkat. Jika tidak disikapi dengan strategi matang, isu kesejahteraan ini dapat memicu gelombang pengunduran diri talenta terbaik, yang pada akhirnya akan mengganggu stabilitas dan keberlanjutan bisnis jangka panjang.
Merespons urgensi tersebut, forum Overlooked Medical Trend 2026 – From Medical Trend to Workforce Strategy digelar pada 3–4 Juni 2026 di Batam. Forum kolaboratif ini mempertemukan lebih dari 400 pemimpin HR, Finance, dan eksekutif bisnis untuk mendiskusikan pengelolaan tenaga kerja yang komprehensif, mulai dari tren industri, manajemen manfaat strategis, kesehatan dan keselamatan kerja, hingga perencanaan masa pensiun berbasis data.
Acara ini juga diperkaya oleh sesi workshop interaktif di hari kedua yang membahas lebih dalam mengenai pengendalian anggaran medis dan perencanaan tenaga kerja jangka panjang.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar