Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kurir Sabu Jaringan Malaysia Ditangkap di Karimun, Upah Rp2 Juta Sekali Kirim
Advertisement . Scroll to see content

Dari Bandara Soekarno-Hatta hingga Penetapan Tersangka, Ini Jejak Kasus Pesparawi Kepri

Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:45 WIB
  • author Endra Kaputra
Dari Bandara Soekarno-Hatta hingga Penetapan Tersangka, Ini Jejak Kasus Pesparawi Kepri
Kontingen Pesparawi Kepri beraksi di Bandara Soekarno-Hatta usai gagal berangkat ke Manokwari akibat tiket bodong. (Foto: ist)

Setwan Kepri: Tidak Berkaitan dengan Kedinasan

Kepala Bagian Umum dan Humas Protokol Setwan Kepri, Isnaini Bayu Wibowo, membenarkan HE merupakan pejabat fungsional yang juga mendapat tugas sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Namun, ia menegaskan persoalan hukum yang dihadapi HE tidak berkaitan dengan tugas kedinasannya di lingkungan Setwan Kepri.

"Kami tegaskan kembali, persoalan hukum yang sedang dihadapi bersangkutan tidak ada kaitannya dengan instansi tempatnya bekerja," ujar Wibowo.

Anggaran Rp1,4 Miliar dari APBD

Keberangkatan kontingen Pesparawi Kepri dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepri Tahun 2026 dengan total alokasi sekitar Rp1,4 miliar.

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, sebelumnya menyatakan pemerintah telah memenuhi kewajibannya dengan menyediakan anggaran keberangkatan seluruh kontingen.

"Ini di luar kemampuan kami juga. Padahal kami sudah memberikan anggaran Rp1,4 miliar untuk bisa berangkat ke sana," kata Nyanyang.

Ia juga menyebut pelepasan kontingen telah dilakukan dan koordinasi dengan LPPD Kepri sudah berlangsung sebelum keberangkatan.

Kasus dugaan penipuan dan penggelapan pengadaan tiket ini kini masih terus didalami penyidik Polda Kepri untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Editor: Gusti Yennosa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut