get app
inews
Aa Text
Read Next : World Press Freedom Day, IJTI: Kekerasan dan PHK Bayangi Jurnalis

28 Tahun IJTI, Perkuat Profesionalisme dan Muruah Pers Daerah

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:10 WIB
header img
Pengda IJTI Kepri menghadiri peringatan 28 tahun IJTI di Gedung Dewan Pers, Jakarta. (Foto: IJTI Kepri)

BATAM, iNewsBatam.id - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme dan soliditas jurnalis, khususnya insan pers di daerah.

Peringatan HUT ke-28 IJTI yang digelar di Gedung Dewan Pers, Jakarta, tersebut menjadi ruang refleksi terhadap perjalanan organisasi sekaligus tantangan profesi jurnalis di tengah perubahan ekosistem media yang berlangsung cepat.

Keikutsertaan IJTI Kepulauan Riau (Kepri) dalam rangkaian peringatan tersebut dinilai tidak sekadar menjadi bagian dari seremoni organisasi. Momentum itu juga dinilai penting untuk memperkuat komitmen jurnalis dalam menjaga muruah profesi dan menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional.

Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan mengatakan perkembangan teknologi digital, media sosial, hingga kecerdasan buatan (AI) telah mengubah pola produksi, distribusi, dan konsumsi informasi.

Menurutnya, perubahan tersebut menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi jurnalis televisi. Karena itu, kecepatan dalam menyampaikan informasi harus tetap diiringi akurasi, verifikasi, independensi, dan keberpihakan kepada kepentingan publik.

“Jurnalis tidak boleh kalah cepat dengan perkembangan teknologi. Namun, kecepatan tetap harus diimbangi dengan akurasi, verifikasi, independensi dan keberpihakan pada kepentingan publik. Inilah nilai yang tidak boleh hilang dari profesi jurnalistik,” ujar Herik.

Ia menilai masa depan jurnalisme sangat bergantung pada kemampuan pers mempertahankan kepercayaan publik. Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya konten yang belum terverifikasi, jurnalis profesional memiliki peran penting sebagai penyaring sekaligus penyaji informasi yang kredibel.

“Ketika semua orang bisa menjadi pembuat konten, maka pembeda utama jurnalis adalah profesionalisme, etika, verifikasi dan tanggung jawab kepada publik. Karena itu, pers harus mampu mempertahankan kepercayaan masyarakat,” katanya.

Ketua IJTI Pengda Kepri Gusti Yenosa atau yang akrab disapa Oca mengatakan tantangan yang dihadapi pers daerah tidak kalah kompleks.

Menurutnya, jurnalis daerah harus mampu menjaga independensi sekaligus membangun hubungan yang sehat dengan pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Pers daerah juga dituntut lebih berani mengangkat persoalan publik yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat, mulai dari pelayanan publik, pembangunan, hukum, ekonomi, pendidikan hingga persoalan sosial.

“Pers daerah jangan hanya menjadi corong kegiatan seremonial. Pers harus hadir sebagai mata dan telinga masyarakat, melakukan kontrol sosial, memberikan ruang bagi publik dan menghadirkan informasi yang benar-benar memiliki nilai dan manfaat,” ujar Oca.

Ia berharap IJTI Kepri dapat terus menjadi wadah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi jurnalis televisi di daerah.

Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pendidikan, pelatihan, diskusi jurnalistik, serta penguatan pemahaman terhadap kode etik jurnalistik.

“Ke depan, IJTI Kepri harus semakin solid. Organisasi profesi harus menjadi rumah bersama bagi jurnalis untuk meningkatkan kompetensi, menjaga marwah profesi dan menghadapi perubahan zaman,” katanya.

Oca menilai peringatan HUT ke-28 IJTI seharusnya tidak berhenti pada perayaan usia organisasi. Momentum tersebut perlu menjadi titik tolak untuk membangun jurnalisme yang semakin profesional, independen, adaptif, dan tetap berpihak kepada kepentingan publik.

“28 tahun IJTI adalah perjalanan panjang. Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana perjalanan tersebut menjadi fondasi untuk menghadirkan jurnalisme yang semakin berkualitas dan dipercaya masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut