Indonesia-Swiss Kembangkan Sovereign AI, Batam Disiapkan Jadi Pusat Teknologi
Kerja sama Nongsa Digital Park dan PHOENIQS AG diarahkan untuk meningkatkan kemampuan Indonesia mengembangkan pusat data berbasis sovereign AI.
Teknologi tersebut menyasar kebutuhan dunia usaha dan industri, terutama sektor perbankan, telekomunikasi, serta manufaktur pintar atau smart manufacturing.
Berbeda dengan konsep data residency yang berfokus pada lokasi penyimpanan data, sovereign AI memberikan kendali lebih besar kepada pemilik data atas penyimpanan, pengelolaan, dan pemrosesan informasi.
Sistem ini didukung teknologi superkomputer, komputasi rahasia atau confidential computing, serta kunci enkripsi yang sepenuhnya berada dalam kendali pelanggan atau pemilik data.
Dengan kemampuan tersebut, perusahaan maupun institusi dapat memanfaatkan teknologi AI tanpa kehilangan kendali atas data yang dikelolanya.
Kemandirian teknologi ini dinilai semakin penting di tengah persaingan global dan rivalitas geopolitik yang mendorong banyak negara mengurangi ketergantungan terhadap infrastruktur digital asing.
Dalam kemitraan ini, Nongsa Digital Park menyediakan konektivitas internasional dan regional serta ekosistem pengembangan pusat data berbasis superkomputer dan AI di kawasan ekonomi khusus (KEK) tersebut.
Sementara itu, PHOENIQS AG membawa teknologi sovereign cloud dan AI yang sebelumnya telah diterapkan bersama mitra telekomunikasi serta penyedia infrastruktur di Swiss dan Timur Tengah.
Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat posisi Nongsa Digital Park sebagai salah satu platform pengembangan sovereign AI di Indonesia.
Sistem yang dikembangkan menggabungkan kemampuan komputasi setingkat penyedia layanan hyperscale dengan skema biaya berdasarkan penggunaan.
Editor: Gusti Yennosa