Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : WALHI Khawatir Ekspansi Data Center Tekan Ketersediaan Air Bersih Warga Batam
Advertisement . Scroll to see content

Investasi Rp25 Triliun Tianshan Alumina di Lingga Segera Jalan, Tunggu Restu Pusat

Selasa, 03 November 2026 | 20:11 WIB
  • author Ruslan
Investasi Rp25 Triliun Tianshan Alumina di Lingga Segera Jalan, Tunggu Restu Pusat
Papan plang rencana proyek investasi Tianshan Alumina terpasang di Desa Marok Kecil, Lingga. (Foto: Ruslan/iNews.id)

LINGGA, iNewsBatam.id – Proyek pembangunan industri pengolahan alumina PT Tianshan Alumina Indonesia di Desa Marok Kecil, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, mulai menunjukkan perkembangan positif setelah sempat tertunda cukup lama.

Perusahaan menyebut pembangunan proyek investasi senilai Rp25 triliun itu berpeluang segera dimulai setelah proses persetujuan dan administrasi rampung.

Kabar tersebut menjadi perhatian masyarakat Lingga yang selama ini menantikan kepastian realisasi investasi berskala besar tersebut.

Pasalnya, proyek yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) itu sebelumnya mengalami penundaan sehingga memunculkan tanda tanya mengenai kelanjutannya.

Manager Humas PT Tianshan Alumina Indonesia, Panca, membenarkan adanya perkembangan positif terkait rencana pembangunan industri tersebut.

Dia menyebut perusahaan terus menjalin komunikasi dan memperoleh dukungan dari pemerintah pusat, terutama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Markas Besar TNI Angkatan Laut.

"Memang ada kabar baik terkait dengan proyek ini. Kami secara konsisten telah menerima dukungan dari Kementerian Pertahanan RI dan Mabes Angkatan Laut. Dukungan itu akan segera berubah menjadi persetujuan bagi kami untuk memulai proyek ini," kata Panca saat ditemui di Dabo Singkep, Selasa (3/11/2026).

Menurutnya, masih ada sejumlah tahapan administratif yang harus diselesaikan sebelum aktivitas konstruksi dapat dimulai. Meski demikian, komunikasi dan dukungan dari berbagai pihak dinilai menjadi sinyal positif bagi kelanjutan investasi tersebut.

Panca menjelaskan, dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan, pemerintah daerah, serta TNI Angkatan Laut menjadi bagian penting dalam mendorong percepatan realisasi proyek.

Namun, dia meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa pembangunan sudah bisa dimulai. Perusahaan tetap harus menghormati seluruh mekanisme dan prosedur resmi yang berlaku.

"Hanya saja, saya mohon kita bersabar, sedikit lagi saja. Kita perlu menghormati lembaga-lembaga yang telah memberikan dukungan dan bantuan kepada kita," ujarnya.

Di tengah proses menunggu persetujuan, PT Tianshan Alumina Indonesia menegaskan komitmennya untuk merealisasikan investasi di Kabupaten Lingga.

Panca mengatakan, perusahaan tidak hanya berorientasi pada pembangunan industri pengolahan alumina, tetapi juga memperhatikan perlindungan lingkungan dan peluang kerja bagi masyarakat setempat.

Perusahaan, kata dia, akan menjalankan seluruh tahapan investasi sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku agar proyek tersebut dapat memberikan manfaat bagi daerah.

"Kami akan terus memantau perkembangan proyek ini secara day-to-day, karena kami menyadari pentingnya proyek ini bagi Kabupaten Lingga. Setelah prosedur administratif selesai, kita mulai," kata Panca.

Jika terealisasi, investasi yang diperkirakan mencapai Rp25 triliun itu berpotensi menjadi salah satu penggerak baru perekonomian Kabupaten Lingga.

Selain membuka peluang lapangan pekerjaan, pembangunan industri pengolahan alumina tersebut diharapkan mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, serta memperkuat sektor industri di Kepulauan Riau.

Meski demikian, masyarakat masih menunggu kepastian resmi mengenai persetujuan pembangunan dan jadwal dimulainya konstruksi.

Setelah melalui penantian panjang, realisasi proyek Tianshan Alumina kini menjadi salah satu harapan masyarakat Lingga untuk membuka peluang ekonomi dan mempercepat pembangunan daerah.

Editor: Gusti Yennosa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut