Tingkat Pengangguran Tembus 6 Persen, Kadin Kepri Minta Reformasi Sistem Ketenagakerjaan

Pratamayude
Sebanyak 220.00 ribu warga Bekasi menjadi pengangguran selama pandemi Covid-19 melanda. (Foto:Istimewa)

BATAM, iNewsBatam.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyoroti masih tingginya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kepri, khususnya di Kota Batam.

Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan serius bagi pembangunan daerah sekaligus menandakan pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya berdampak pada penyerapan tenaga kerja lokal.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau, TPT Kepri pada 2025 berada di kisaran 6,45 hingga 6,89 persen.

Kota Batam tercatat sebagai penyumbang terbesar, sehingga menempatkan Kepri sebagai salah satu provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia.

Ketua Umum Kadin Provinsi Kepri, Mustava ST MM, mengatakan tingginya angka pengangguran menjadi sinyal perlunya transformasi sistem ketenagakerjaan, terutama di kawasan industri terbesar di Kepri.

“Fenomena ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kepri belum sepenuhnya berkorelasi dengan penciptaan lapangan kerja, khususnya bagi tenaga kerja lokal,” kata Mustava, Senin (12/1/2026).

Menurutnya, tingginya TPT disebabkan sejumlah faktor, di antaranya pertumbuhan industri yang belum sepenuhnya berbasis padat karya, ketidaksesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri, serta masih terbatasnya investasi sektor riil berbasis manufaktur dan hilirisasi.

Selain itu, lemahnya keterkaitan atau link and match antara dunia pendidikan, pelatihan, dan industri turut memperparah persoalan ketenagakerjaan di daerah.

Untuk mengatasi hal tersebut, Kadin Kepri mendorong penerapan pendekatan triple helix yang melibatkan dunia usaha, pemerintah, dan dunia pendidikan guna menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang berkelanjutan.

“Kami mendorong investasi padat karya dan hilirisasi, khususnya di sektor manufaktur, galangan kapal dan maritim, energi baru terbarukan, elektronik dan semikonduktor, hingga logistik dan pergudangan,” ujarnya.

Editor : Gusti Yennosa

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network