BATAM, iNewsBatam.id — Polsek KKP Batam mengambil langkah tegas terhadap praktik percaloan tiket yang meresahkan pemudik di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Batam.
Melalui tim gabungan Satgas Gakkum Ops Ketupat Seligi, polisi berhasil membongkar sindikat calo tiket yang beroperasi di kawasan pelabuhan. Dalam pengungkapan tersebut, dua oknum petugas ASDP turut ditetapkan sebagai tersangka.
Kapolsek KKP Batam, AKP Zharfan Edmond, mengimbau masyarakat agar tidak tergiur tawaran calo yang menjanjikan kemudahan keberangkatan.
“Beli tiket hanya melalui jalur resmi. Praktik calo tidak hanya merugikan, tetapi juga memicu ketidaktertiban dan penumpukan penumpang,” tegasnya.
Zharfan mengungkapkan, saat ini masih terdapat calon penumpang tujuan Kuala Tungkal yang berada di pelabuhan namun belum memiliki tiket.
Untuk mengantisipasi penumpukan, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan ASDP Indonesia Ferry dan BPTD Kepulauan Riau guna mencari solusi.
Sebagai langkah konkret, dua armada tambahan akan dioperasikan pada 18 Maret 2026 untuk mengurai kepadatan penumpang.
Editor : Gusti Yennosa
Artikel Terkait
