Batam Jadi Tuan Rumah PIT PERSPEBSI 2026, Natuna-Anambas Jadi Perhatian

Pratamayude
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, membuka Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) PERSPEBSI 2026 di Batam. (Foto: Yude/iNews.id)

Di tengah perkembangan layanan bedah saraf di Batam, pemerataan dokter spesialis masih menjadi pekerjaan rumah di wilayah kepulauan terluar Kepri.

Gumar menyebut Batam dan wilayah Kepri saat ini memiliki sekitar delapan dokter bedah saraf. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat Batam dan sekitarnya.

Namun, kondisi berbeda terjadi di Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas. Hingga kini, kedua daerah tersebut belum memiliki dokter spesialis bedah saraf.

"Untuk Batam dan Kepulauan Riau sekarang sudah ada sekitar delapan dokter, cukup untuk melayani. Kami berharap kalau ada dokter baru bisa ditempatkan di Natuna dan Anambas, karena di sana belum ada," ujarnya.

Selain tenaga medis, keterbatasan peralatan juga menjadi kendala pelayanan bedah saraf di wilayah kepulauan.

Gumar mengatakan fasilitas dan peralatan pelayanan bedah saraf di Batam sudah tersedia di hampir seluruh rumah sakit. Namun, kondisi tersebut belum merata hingga Natuna dan Anambas.

"Kalau di Batam hampir semua rumah sakit sudah terlayani. Tetapi untuk Natuna dan Anambas, peralatannya belum ada. Ini sudah kami usulkan kepada Menteri Kesehatan," katanya.

Ia berharap penguatan sumber daya manusia dan fasilitas kesehatan dapat dilakukan secara bertahap sehingga masyarakat di wilayah terluar Kepri tidak harus menuju Batam atau daerah lain ketika membutuhkan pelayanan bedah saraf.

Editor : Gusti Yennosa

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network