Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif, R. Adi Mukhtar Rivai, menjelaskan aktivasi creative hub merupakan salah satu program Kementerian Ekonomi Kreatif untuk memperkuat ekosistem kreatif di berbagai daerah.
Batam menjadi lokasi keenam dari 21 lokasi sasaran program tersebut. Menurut Adi, aktivasi creative hub tidak bertujuan membangun ruang baru, melainkan mengoptimalkan fasilitas kreatif yang telah tersedia agar lebih produktif.
“Program aktivasi creative hub bukan untuk membangun ruang baru, melainkan mengoptimalkan ruang kreatif yang sudah ada agar semakin produktif dan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif,” ujarnya.
Adi mengatakan pelatihan berbasis kompetensi mencakup tiga aspek, yakni pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja. Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi sesuai skema Animator 3D Junior.
Dia mengingatkan peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius karena kehadiran dan partisipasi menjadi bagian penting dalam proses pelatihan dan sertifikasi.
Program tersebut merupakan kolaborasi pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Batam untuk meningkatkan profesionalisme pelaku ekonomi kreatif, khususnya di bidang animasi.
Melalui pelatihan ini, Batam diharapkan mampu melahirkan animator yang kompeten, memperluas peluang kerja dan usaha, serta menghasilkan karya yang mampu menembus pasar global.
“Harapan kami, teman-teman peserta dapat terus mengembangkan kemampuan, menghasilkan karya animasi yang berkualitas, dan membawa nama Batam ke kancah global,” pungkas Adi.
Editor : Gusti Yennosa
Artikel Terkait
