Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Batam Siapkan Program Rempang Ceria, Sekolah Terintegrasi Merah Putih untuk Anak Hinterland
Advertisement . Scroll to see content

Sempat Ditolak, Rumah Contoh Warga Terdampak Rempang Eco City Segera Dibangun BP Batam

Rabu, 10 Januari 2024 | 20:22 WIB
  • author Pratamayude
Sempat Ditolak, Rumah Contoh Warga Terdampak Rempang Eco City Segera Dibangun BP Batam
Prosesi ceremonial peletakan batu pertama rumah contoh untuk warga terdampak Rempang Eco City oleh Kepala BP Batam Muhammad Rudi. (Foto: Pratamayude / iNews batam)

BATAM, iNewsBatam.id - Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan peletakan batu pertama rumah contoh, untuk warga yang terdampak pergeseran proyek investasi Rempang Eco City di Tanjung Banun, Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (10/1/2024).

Sempat terjadi penolakan oleh puluhan emak-emak warga Melayu Pulau Rempang, saat rombongan Kepala BP Batam Muhammad Rudi serta Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepri menuju ke lokasi.

Penolakan yang dilakukan warga berupa membentangkan spanduk penolakan relokasi atau pergeseran, penolakan peletakan batu pertama, hingga penolakan Pepres 78 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2018 Tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan dalam Rangka Penyediaan Tanah untuk Pembangunan Nasional.

Namun, penolakan tersebut tidak menghambat BP Batam beserta rombongan untuk tetap melakukan kegiatan ceremonial peletakan batu pertama tersebut.

Usai kegiatan, Kepala BP Batam Muhammad Rudi menyebutkan, pada peletakan batu pertama ini, ada sebanyak empat unit rumah contoh yang akan dibangun terlebih dahulu.

"Saat ini saya berada di Tanjung Banun untuk kegiatan peletakan batu pertama, contoh rumah sebanyak empat unit. Ini adalah rangkaian kegiatan daripada, pengembangan Rempang Eco City. Yaitu pergeseran saudara kita, yang nantinya mereka akan ditempatkan di sini semua," ujar Rudi.

Editor: Johan Utoyo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut