get app
inews
Aa Text
Read Next : Kasus Korupsi PNBP, Kejati Kepri Sita 3 Kontainer Dokumen dari Perusahaan di Batam

Krisis Air Batam, Polisi Turun Langsung Kawal Distribusi di Batuampar

Jum'at, 23 Januari 2026 | 22:06 WIB
header img
Distribusi air bersih di kawasan Batuampar, Batam dikawal polisi agar kondusif. (Foto: ist)

BATAM, iNewsBatam.id — Polisi melakukan pengamanan pendistribusian air bersih dari pemerintah melalui PT Air Batam Hilir (ABH) kepada warga terdampak gangguan pasokan air di Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, Jumat (23/1/2026).

Pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Batuampar Kompol Amru Abdullah dengan melibatkan personel sejak pagi hingga malam hari guna memastikan distribusi air berjalan tertib dan tepat sasaran.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengatakan kehadiran Polri bertujuan menjamin pendistribusian air bersih berlangsung lancar dan kondusif bagi masyarakat terdampak.

“Polri hadir untuk memberikan rasa aman serta memastikan pendistribusian air bersih dari pemerintah kepada masyarakat berjalan dengan baik, tanpa kendala, dan tetap kondusif,” ujar Anggoro.

Pendistribusian air bersih dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan pengawalan personel kepolisian yang bersinergi dengan pihak kelurahan, kecamatan, serta ketua RT dan RW setempat.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 20.00 WIB, dan seluruh titik distribusi dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali.

Berdasarkan data Kelurahan Tanjung Sengkuang, kebutuhan air bersih warga terdampak mencapai 84 trip mobil tangki per hari.

Namun, pada hari pelaksanaan, distribusi hanya terealisasi sebanyak 48 trip karena sebagian rumah warga mulai kembali mendapatkan aliran air, meski dengan debit terbatas.

Adapun rincian distribusi air bersih meliputi RW 01 sebanyak enam trip, RW 04 sepuluh trip, RW 08 lima trip, RW 10 satu trip, RW 11 sepuluh trip, RW 12 tujuh trip, RW 13 tujuh trip, dan RW 17 dua trip.

Sementara RW 02 dan RW 03 tidak lagi menerima distribusi karena pasokan air telah kembali mengalir.

Anggoro menegaskan, kepolisian akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mengawal pelayanan publik, terutama pada situasi darurat yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Pengamanan akan terus kami lakukan selama kegiatan berlangsung agar masyarakat merasa aman dan pelayanan pemerintah benar-benar dirasakan,” katanya.

Sebelumnya, ratusan warga Tanjung Sengkuang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor BP Batam, Kamis (22/1/2026).

Mereka menuntut pemenuhan kebutuhan air bersih yang hingga kini belum sepenuhnya terpenuhi.

Massa aksi tiba sekitar pukul 12.30 WIB dan mendapat pengamanan dari kepolisian. Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menemui perwakilan warga dan menerima tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut.

Dalam unjuk rasa itu, warga mendesak agar pasokan air bersih segera dipulihkan, distribusi dilakukan secara adil, serta meminta pimpinan BP Batam mundur apabila tuntutan tidak direalisasikan.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut