Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jumat Berkah: Polisi Sambangi TPA Punggur Bagikan 500 Paket Makanan untuk Warga
Advertisement . Scroll to see content

Penangkapan Kapten Kapal KM Rizki Laut IV Diprotes, Kuasa Hukum: Cacat Prosedur

Selasa, 03 Juni 2025 | 13:55 WIB
  • author Pratamayude
Penangkapan Kapten Kapal KM Rizki Laut IV Diprotes, Kuasa Hukum: Cacat Prosedur
Agustinus Nahak, kuasa hukum kapten kapal KM Rizki Laut IV. (Foto: Yude/iNews.id)

BATAM, iNews.id - Penangkapan terhadap Kapten kapal KM Rizki Laut IV oleh tim dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau menuai protes keras dari pihak kuasa hukum.

Mereka menyebut tindakan aparat tidak sesuai prosedur hukum dan dinilai cacat secara formil.

Peristiwa penangkapan terjadi pada dini hari, 29 Mei 2025. Kapal disebut sedang melakukan pelayaran rutin dari Tanjung Uncang menuju Kabil ketika dihentikan secara mendadak oleh lima pria bersenjata laras panjang menggunakan speedboat sipil.

"Tanpa menunjukkan surat tugas, mereka langsung memborgol awak kapal dan menodongkan senjata," ujar kuasa hukum kapten kapal berinisial MF, Agustinus Nahak, dalam keterangannya, Selasa (3/6/2025).

Menurut Agustinus, seluruh handphone awak kapal langsung disita tanpa berita acara penyitaan. Kapal kemudian diarahkan ke jalur dangkal hingga kandas sebelum akhirnya dibawa ke Dermaga Mako Polairud Polda Kepri.

Kapten kapal ditahan, sementara dua awak lainnya dilepas setelah menjalani pemeriksaan selama 12 jam. Namun, surat penangkapan baru diterima keluarga setelah proses berlangsung.

Kuasa hukum juga mempersoalkan penyitaan BBM sebanyak 11.120 liter yang dilakukan keesokan harinya, 30 Mei 2025.

Penyitaan disebut berlangsung tanpa kehadiran kapten dan tidak disertai berita acara, serta tidak dilakukan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan), melainkan di gudang milik perusahaan swasta.

“Ini jelas menyalahi aturan,” tegas Agustinus.

Editor: S. Widodo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut