Film Pendek Jurnalis Lingga Garapan StayAlive Siap Tayang Lebaran 2026
LINGGA, iNewsBatam.id – Sebuah film pendek karya sineas daerah tengah diproduksi di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Film garapan Production House StayAlive itu menghadirkan konsep cerita sederhana dengan melibatkan para jurnalis lokal sebagai pemeran.
Film pendek berjudul Mak Alang Balek tersebut disutradarai Alang Dilaut dan direncanakan rilis bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Fitri 2026.
Proses pengambilan gambar dilakukan di salah satu rumah warga di kawasan Tanjung Jodoh, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga.
Sutradara film, Alang Dilaut, mengatakan karya yang digarapnya mengangkat cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Film ini sangat relate dengan kehidupan sehari-hari. Ceritanya sederhana, tetapi memiliki pesan moral yang kuat,” ujar Alang di sela proses syuting, Rabu (18/3/2026).
Alang menjelaskan, para pemeran film berasal dari kalangan wartawan yang bertugas di Lingga dari berbagai media lokal dan regional.
Beberapa di antaranya berasal dari Kutipan.co, Tribun Batam, Selingga.com, iNews.id, hingga Lingga.pikiran-rakyat.com.
Para jurnalis tersebut memerankan karakter yang beragam sesuai kebutuhan cerita. Suden berperan sebagai sosok samseng kampung, Alang sebagai tokoh utama yang pendiam, Wan Samsi sebagai warga yang terlihat alim namun pelit, serta Sapar yang memerankan tokoh warga yang gemar bergosip.
Sementara itu, perwakilan Production House StayAlive, Ricky Ardiansyah, mengaku tertarik saat pertama kali mendengar konsep film yang ditawarkan sutradara.
Menurutnya, cerita yang sederhana namun sarat makna menjadi daya tarik utama untuk memproduksi film tersebut.
“Ceritanya sederhana, tetapi memiliki pesan moral yang kuat,” ujar Ricky.
Ia menilai proyek film ini menjadi kolaborasi unik karena melibatkan wartawan sebagai pemeran, sesuatu yang jarang terjadi dalam produksi film daerah.
“Ini kolaborasi yang unik karena para pemerannya berasal dari kalangan wartawan. Biasanya mereka meliput berita, sekarang justru menjadi bagian dari cerita,” katanya.
Editor : Gusti Yennosa