get app
inews
Aa Text
Read Next : Polda Kepri Segel Nozzle Pertalite SPBU Kabil, Tetapkan 1 Tersangka

SPBU Tutup, Warga Dabo Singkep Berebut Pertalite di Kios Eceran

Kamis, 02 April 2026 | 17:23 WIB
header img
Antrean warga Dabo Singkep membeli pertalite di kios pengecer menyusul tutupnya SPBU setempat. (Foto: Ruslan/iNews.id)

LINGGA, iNewsBatam.id – Warga Dabo Singkep, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, menghadapi krisis bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, masyarakat bahkan harus rela mengantre selama berjam-jam sejak siang hingga malam.

Antrean panjang terlihat di sejumlah titik, salah satunya di kios eceran kawasan Jalan Pahlawan, dekat Gedung Nasional Dabo Singkep, Kamis (2/4/2026). Deretan sepeda motor tampak mengular menunggu giliran mendapatkan BBM yang semakin sulit ditemukan.

Kelangkaan Pertalite ini mulai dirasakan sejak Rabu (1/4) malam dan masih berlanjut hingga keesokan harinya. Warga yang mayoritas bergantung pada sepeda motor untuk bekerja menjadi pihak yang paling terdampak.

Kondisi semakin sulit karena banyak kios eceran yang biasanya menjadi alternatif justru tidak beroperasi. Sementara itu, satu-satunya SPBU di pusat Kota Dabo Singkep diketahui telah tutup selama sekitar tiga pekan.

Seorang warga, Nurhade, mengaku harus mengantre sejak malam demi mendapatkan BBM.

“Saya mulai antre dari malam. Sekarang cari minyak susah, kios banyak tutup, SPBU juga belum buka. Mau tidak mau beli di mana saja yang ada,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan warga lainnya, Toni. Ia mengaku terkejut saat hendak mengisi bahan bakar pada pagi hari.

“Biasanya masih bisa beli di kios, tapi sekarang banyak yang tutup. Jadi kaget juga,” katanya.

Selain sulit didapat, harga BBM di tingkat eceran juga melonjak jauh di atas harga normal. Kondisi ini memaksa masyarakat mengeluarkan biaya lebih besar demi tetap bisa beraktivitas.

Meski mahal, warga mengaku tidak memiliki banyak pilihan. Kebutuhan untuk bekerja dan beraktivitas membuat mereka tetap membeli BBM yang tersedia, apa pun kondisinya.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut