Sekolah Yehonala Peringati Hari Anti-Bullying Sedunia 2026, Perkuat Edukasi dan Komitmen Bersama
BATAM, iNewsBatam.id - Memperingati Hari Anti-Bullying Sedunia, Sekolah Yehonala menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukatif yang melibatkan siswa, orang tua, hingga berbagai instansi terkait.
Langkah ini merupakan bentuk komitmen nyata sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perundungan.
Kegiatan yang menjangkau seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA/SMK, ini menghadirkan para narasumber kompeten guna memastikan setiap pesan edukasi tersampaikan dengan tepat dan objektif.
Rangkaian acara dimulai pada pagi hari dengan penyuluhan bagi siswa SD oleh Satbinmas Polresta Barelang. Melalui pendekatan yang interaktif, para siswa diajak memahami pentingnya sikap saling menghargai.
Sebagai penutup sesi, dilakukan aksi simbolis cap jempol pada banner berbentuk pohon, yang merepresentasikan bahwa setiap benih kebaikan yang ditanam akan tumbuh menjadi dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Tak hanya siswa, para orang tua juga dilibatkan melalui seminar bersama BPMP Kepulauan Riau untuk mendalami peran krusial keluarga dalam mendeteksi dan mencegah perundungan sejak dini.
Memasuki siang hari, kegiatan berlanjut bagi siswa SMP dengan menghadirkan DP3AP2KB Unit PPA. Selain mendapatkan pemaparan mendalam, para siswa juga melakukan deklarasi bersama melalui penandatanganan banner dengan tagar #yehopledge sebagai bentuk janji kolektif.
Semangat yang sama diteruskan oleh siswa SMA/SMK pada sesi terakhir, di mana mereka menegaskan kesadaran untuk menjaga ekosistem sekolah yang lebih inklusif dan saling menghargai.
Cevy Amelia, M.Psi., Psikolog, selaku salah satu narasumber menekankan bahwa setiap anak memiliki hak dasar untuk merasa aman dan didengar. Menurutnya, pencegahan perundungan tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus muncul dari kesadaran bersama antara sekolah, keluarga, dan lingkungan pergaulan.
Senada dengan hal tersebut, Anggi Heru M., M.I.Kom., dari BPMP Provinsi Kepulauan Riau, menegaskan bahwa sekolah memegang teguh prinsip nol toleransi terhadap bullying dan berkomitmen memberikan pendampingan yang objektif demi kepentingan terbaik siswa.
Melalui inisiatif ini, Sekolah Yehonala terus memperkuat sistem perlindungan anak melalui edukasi berkelanjutan dan kolaborasi aktif. Sekolah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan pendidikan yang positif, demi mendukung perkembangan anak secara optimal.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar