Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Divonis 4,5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer Terima Putusan dan Minta Maaf ke Presiden Prabowo
Advertisement . Scroll to see content

Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Nganjuk, Presiden Prabowo: Ini Tonggak Bersejarah Bangsa

Minggu, 17 Mei 2026 | 08:46 WIB
  • author Binti Mufarida
Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Nganjuk, Presiden Prabowo: Ini Tonggak Bersejarah Bangsa
Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). Foto: Ist

JAKARTA, iNewsBatam.id — Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). Presiden menyebut pencapaian ini sebagai sebuah tonggak bersejarah berskala besar yang bahkan jarang ditemukan di negara lain.

"Saudara-saudara sekalian, saya memandang peristiwa hari ini adalah hari yang penting. Ini adalah tonggak bersejarah saya kira. Kalau dicari di negara-negara lain sejarah bangsa kita, ada suatu negara, suatu pemerintahan yang meresmikan operasionalisasi 1.000 lebih koperasi ya," ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Kepala Negara menegaskan bahwa ribuan koperasi tersebut bukan sekadar seremoni atau bangunan kosong, melainkan seluruhnya sudah dilengkapi infrastruktur matang dan ekosistem operasional yang siap bergerak di lapangan.

"Secara fisik, gedungnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur-unsur logistiknya ada. Ada truk, ada pick up, ada kendaraan tiga roda. Saya kira hari ini cukup penting," tegasnya.

Menariknya, kesiapan masif ini berhasil dirampungkan dalam waktu kurang dari satu tahun. Presiden Prabowo membeberkan bahwa hanya dalam waktu 7 bulan, pemerintah sukses mengoperasikan 1.061 koperasi. Bahkan berdasarkan laporan Menko Pangan, secara fisik pemerintah sebenarnya telah menyiapkan lebih dari 9.000 gedung, gudang, serta sistem koperasi di seluruh wilayah Indonesia.

Koperasi Desa Merah Putih ini sendiri dirancang sebagai motor penggerak ekonomi rakyat yang menyentuh kebutuhan primer masyarakat di tingkat akar rumput. Koperasi ini memegang fungsi vital mulai dari distribusi sembako, penyaluran pupuk dan gas subsidi, penyediaan kredit murah, layanan logistik hasil kerja sama dengan Pos Indonesia, penyalur bantuan sosial, penyerapan gabah petani, hingga penyediaan apotek obat murah.

"Ini adalah kegiatan-kegiatan koperasi merah putih, ada sembako yang dijual. Sembako macem-macem termasuk subsidi, juga penyalur-penyalur gas (elpiji), penyalur pupuk subsidi, sembako subsidi, kredit murah, layanan logistik bekerja sama dengan Pos Indonesia, penyalur bantuan pemerintah, menyerap gabah petani dan juga akan ada apotek obat murah," papar Presiden secara rinci.

Lewat fondasi ekonomi yang kuat ini, Presiden Prabowo membakar semangat masyarakat agar membuang jauh-jauh mentalitas rendah diri dan mulai memupuk kepercayaan atas kekuatan mandiri bangsa Indonesia.

"No, kita tidak boleh jadi bangsa yang kalah kita harus jadi bangsa yang menang dan kita akan menang kita akan kuat kita akan bangkit," seru Presiden dengan nada optimistis.

Berangkat dari keyakinan tersebut, pemerintah langsung menetapkan target lanjutan yang tidak kalah ambisius. Presiden mengumumkan rencana lompatan besar berikutnya, yakni menargetkan peresmian 30.000 koperasi tambahan pada bulan Agustus mendatang.

Menutup arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa seluruh program penguatan ini bertumpu pada pilar ekonomi kekeluargaan yang menjadi roh pembangunan nasional. Prinsip mulia di mana pihak yang kuat berkewajiban merangkul dan mengangkat pihak yang lemah, agar korporasi besar hingga lini UMKM dapat tumbuh sejahtera bersama-sama.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut